Pembatasan dana kampanye sulit diaudit

Kamis, 29 Maret 2012 - 13:51 WIB
Pembatasan dana kampanye...
Pembatasan dana kampanye sulit diaudit
A A A
Sindonews.com - Wacana pembatasan dana kampanye pemilu belakangan ini muncul dimaksudkan agar tidak terjadi money politic maupun korupsi. Namun pembatasan dana kampanye itu diperkirakan akan menuai pro dan kontra.

Menurut Wakil Ketua Panitia Khusus (Pansus) RUU Pemilu Arwani Thomafi, pembatasan dana kampanye akan sangat sulit dipantau. Pasalnya, kata dia, dalam melaksanakan audit nantinya akan menyita tenaga dan waktu.

"Pengeluaran calon legislatif (caleg) di lapangan tidak kecil, maka jika seluruh caleg di Indonesia akan diauditkan maka kesulitan," tutur Arwani dalam acara dialog publik bertajuk "Menyongsong UU Pemilu Baru" oleh Seven Strategic Studies di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, Kamis (29/3/2012).

Kata Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini, sistem pembatasan dana kampanye nantinya berkaitan dengan sistem pemilu. "Titik kesulitan dalam perumusan dana kampanye ini, karena terkait sistem pemilu," ujarnya.

Namun, jika sistem pemilu menggunakan sistem tertutup, maka pendanaan kampanye akan lebih terpantau. Sebab, dalam hal ini hanya partai yang akan di audit. "Kalau sistem tertutup yang di audit partainya," tukas Arwani.(lin)
()
Berita Terkini
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Dedi Mulyadi Menilai Keputusan Hakim Sudah Tepat
Pelimpahan Berkas Perkara...
Pelimpahan Berkas Perkara Febrie Dinilai Tindakan Rasional
Ramalan Juni Indonesia...
Ramalan Juni Indonesia Kolaps, Prabowo: Ini Udah Juli!
MA-Kemenkum: Kepastian...
MA-Kemenkum: Kepastian Hukum dan Pemahaman BJR Penting dalam Pengambilan Keputusan di BUMN
Infografis
Penyebab Tekanan Darah...
Penyebab Tekanan Darah Sulit Turun Meskipun Sudah Konsumsi Obat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved