Sikap PKS tunggu Paripurna

Kamis, 29 Maret 2012 - 11:21 WIB
Sikap PKS tunggu Paripurna
Sikap PKS tunggu Paripurna
A A A
Sindonews.com - Sikap Partai Keadilan Sejahtera (PKS) terkait rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) hingga saat ini belum jelas. Anggota koalisi partai pendukung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini dikabarkan akan menolak rencana kenaikan tersebut.

Namun Wakil Sekretaris Jenderal PKS Abdul Saleh mengatakan, partainya secara resmi akan menyampaikan sikapnya pada rapat paripurna DPR

"Apa yang kita ambil besok saya tidak bisa mendahului. Tunggu besok sikap kita besok di paripurna," ungkap Saleh di DPR, senayan, Jakarta, Kamis (29/3/2012).

Kendati begitu, pengambilan keputusan terkait pasal krusial yang selama ini menjadi perdebatan akan diputuskan secara voting (pengambilan suara terbanyak). "Kemungkinan akan voting terkait dengan undang-undang pasal 7 ayat 6," ucapnya.

Sambil menunggu mengeluarkan sikap partai terkait rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), pihaknya tetap akan mengikuti rapat-rapat di Badan Anggaran (Banggar).

"Keputusan akhir sebuah partai ada di paripurna jadi tunggu besok saja, Dan kami akan mengikuti teman-teman di Banggar termasuk perkembbangan hari ini," tukasnya.

Seperti diketahui, sikap partai berlambang bulan sabit kembar yang maju mundur sempat membuat panas Partai Demokrat. Setelah sempat menolak, PKS dikabarkan melunak.

Namun belakangan sikap partai besutan Lutfhi Hasan Ishaaq ini kembali mengeras dan menolak kenaikan BBM. Pada akhirnya, PKS belum menentukan sikapnya hingga saat ini.
()
Berita Terkini
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved