Brimob dipersenjatai pentungan dan gas air mata

Selasa, 27 Maret 2012 - 14:39 WIB
Brimob dipersenjatai...
Brimob dipersenjatai pentungan dan gas air mata
A A A
Sindonews.com - Ratusan polisi dari Kesatuan Brimob telah berjaga-jaga di belakang kawat duri yang dibentangkan di sepanjang istana negara. Selain melengkapi diri dengan rompi anti peluru dan tameng, mereka bersenjatakan pentungan yang terbuat dari bambu serta senjata gas air mata.

Selain brimob, ratusan petugas polisi lainnya juga melakukan penjagaan terhadap para ribuan demonstran yang sedang menggelar aksi di depan istana negara. Namun, tidak terlihat anggota TNI melakukan pengamanan di istana negara seperti yang telah diberitakan sebelumnya.

Berdasarkan pantauan Sindonews, saat ini keadaan lalu lintas di depan istana negara terpantau padat merayap. Hal tersebut dikarenakan mulai padatnya demonstran yang menyerbu istana negara. Massa tersebut berasal dari BEM UNJ, massa PDIP, massa PKB dan berbagai organisasi massa lainnya yang menolak dinaikannya harga BBM.

Sebelumnya, sempat terjadi bentrok antara massa pengunjuk rasa dengan kepolisian yang menjaga Istana. Massa dari PDIP terlibat dorong-dorongan dengan pihak kepolisian yang memagari istana Presiden. Saling pukul antara polisi dengan pengunjuk rasa tak terhindarkan, walau hanya berlangsung tiga menit. (wbs)
()
Berita Terkini
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Usai Silmy Karim Ditahan...
Usai Silmy Karim Ditahan KPK, Kursi Wamen Imipas Dibiarkan Kosong
Kasus Korupsi MBG Jadi...
Kasus Korupsi MBG Jadi Alarm Integritas Yayasan, PFI Dorong Audit dan Pengawasan Ketat
BI Rate Naik dan Rupiah...
BI Rate Naik dan Rupiah (tetap) Melemah
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved