Kejagung sita tanah milik DW

Senin, 26 Maret 2012 - 15:46 WIB
Kejagung sita tanah...
Kejagung sita tanah milik DW
A A A
Sindonews.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) telah mengantongi sembilan sertifikat tanah yang diduga merupakan hasil kejahatan tersangka kasus penggelapan dana pajak Dhana Widyatmika (DW). Saat ini, tim dari Jaksa Muda Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung telah menyita kesembilan bidang tanah tersebut.

"Iya (Sudah menyita) sembilan bidang tanah, di daerah Jakarta. Atas nama macam-macam," jawab Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung M. Adi Toegarisman, kepada wartawan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Senin (26/3/2012).

Seperti diberitakan sebelumnya, tim Kejagung telah berhasil menyita sebagian harta DW yang diduga sebagai hasil kejahatan penggelapan dana pajak. Harta tersebut meliputi uang tunai dan harta benda lain dengan total nilai sebesar Rp18 miliar, dengan rincian sebagai berikut:

-Uang tunai senilai Rp11 miliar.
-Dolas AS setara Rp270 juta.
-Dinar Irak setara Rp7 juta.
-Real Saudi Arabia setara Rp1,3 juta.
-Emas seberat 1,1 kg setara Rp465 juta.
-Kendaraan bermotor, termasuk sedan chrysler, dan truk yg udah disita, hasil sementara perhitungan Rp1,6 miliar.
-Investasi pihak ketiga, tanah, pihak ketiga, senilai Rp4,5 miliar.
-Jam rolex diperkirakan harganya Rp103 juta.

(san)
()
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved