Kepentingan kekuasaan, TNI amankan unjuk rasa

Senin, 26 Maret 2012 - 01:19 WIB
Kepentingan kekuasaan,...
Kepentingan kekuasaan, TNI amankan unjuk rasa
A A A
Sindonews.com - Masyarakat rupanya belum melupakan sejumlah kekerasan yang dilakukan oleh aparat Tentara Nasional Indonesia (TNI). Wajar, jika pelibatan aparat TNI dalam mengamankan aksi unjuk rasa menolak rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi mendapat penolakan keras dari berbagai kalangan.

Salah satu aktivis 98', Henry Sirait mengatakan pelibatan TNI dan penempatan sniper dalam penanganan aksi protes kenaikan harga BBM patut dikecam. "Model pengamanan tersebut merupakan bentuk kemunduran demokrasi di era reformasi," jelasnya.

Ia menambahkan pelibatan TNI patut dicurigai sebagai bentuk politisasi instrumen koersif negara untuk kepentingan status Quo kekuasaan. Sebab dari pernyataan Kepala Badan Intelejen Negara (BIN), Letjen TNI Marciano Norman yang menyatakan tidak ada ancaman langsung kepada presiden terkait banyaknya aksi penolakan ini.

"Pernyataan Kepala BIN itu semakin memperkuat dugaan akan politisasi TNI ataupun Polri oleh presiden dengan dalih antisipasi gejolak sosial politik sebagai respon protes anti kenaikan BBM," tutupnya.
()
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved