87 mahasiswa ikut SBY ke China
Kamis, 22 Maret 2012 - 17:46 WIB
87 mahasiswa ikut SBY ke China
A
A
A
Sindonews.com - Sedikitnya 87 orang mahasiswa yang tergabung dalam Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) ikut bersama rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke ke Beijing, Republik Rakyat Thiongkok (RRT).
Juru Bicara Kepresidenan Julian Pasha membenarkan adanya rombongan mahasiswa yang berangkat ke China bersama SBY. Namun, pihaknya membantah bila mahasiswa tersebut berangkat atas undangan dari Istana Negara dan turut serta dalam rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
"Jadi benar ada 87 orang pemuda KNPI dengan unsur mahasiswa di dalamnya yang diundang oleh Pemerintah Tiongkok untuk hadir di sana, karena adanya kerja sama antara kementerian di sana dengan kita. Dan itu di bawah Kementerian Pemuda dan Olahraga," ujar Julian di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (22/3/2012).
Julian menegaskan, biaya 87 mahasiswa tersebut ditanggung oleh pihak Pemerintah RRT. "Biaya itu kami dengar sepenuhnya dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) semua akomodasi ditanggung oleh pemerintah sana. Tidak memakai dana APBN," katanya.
Saat dikonfirmasi apakah para mahasiswa tersebut akan melakukan kunjungan di Beijing bersama Presiden, Julian belum dapat memastikan. "Mungkin terpisah, karena Presiden yang jelas itu akan melakukan kunjungan dengan Presiden RRT dan rakyat (TKI di Hongkong)," tutupnya.
Sebelumnya, beredar kabar dalam BlackBerry Messanger bahwa 18 DPP KNPI dan 28 DPD KNPI se-Indonesia diundang ke RRT dalam rangka meredam penolakan kenaikan bahan bakar minyak (BBM). (san)
Juru Bicara Kepresidenan Julian Pasha membenarkan adanya rombongan mahasiswa yang berangkat ke China bersama SBY. Namun, pihaknya membantah bila mahasiswa tersebut berangkat atas undangan dari Istana Negara dan turut serta dalam rombongan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
"Jadi benar ada 87 orang pemuda KNPI dengan unsur mahasiswa di dalamnya yang diundang oleh Pemerintah Tiongkok untuk hadir di sana, karena adanya kerja sama antara kementerian di sana dengan kita. Dan itu di bawah Kementerian Pemuda dan Olahraga," ujar Julian di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (22/3/2012).
Julian menegaskan, biaya 87 mahasiswa tersebut ditanggung oleh pihak Pemerintah RRT. "Biaya itu kami dengar sepenuhnya dari Republik Rakyat Tiongkok (RRT) semua akomodasi ditanggung oleh pemerintah sana. Tidak memakai dana APBN," katanya.
Saat dikonfirmasi apakah para mahasiswa tersebut akan melakukan kunjungan di Beijing bersama Presiden, Julian belum dapat memastikan. "Mungkin terpisah, karena Presiden yang jelas itu akan melakukan kunjungan dengan Presiden RRT dan rakyat (TKI di Hongkong)," tutupnya.
Sebelumnya, beredar kabar dalam BlackBerry Messanger bahwa 18 DPP KNPI dan 28 DPD KNPI se-Indonesia diundang ke RRT dalam rangka meredam penolakan kenaikan bahan bakar minyak (BBM). (san)
()