Anas: Setgab setuju BBM naik

Jum'at, 16 Maret 2012 - 19:03 WIB
Anas: Setgab setuju...
Anas: Setgab setuju BBM naik
A A A
Sindonews.com - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dipastikan tetap naik per 1 April. Pasalnya, dalam rapat Sekretaris Gabungan (Setgab) dihadiri sejumlah petinggi partai politik (parpol) menyepakati kenaikan harga BBM itu.

Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum kata sepakat disampaikan para petinggi parpol pendukung Pemerintahan SBY-Boediono saat rapat di Puri Cikeas, Bogor malam 14 Rabu 2012.

“Rabu malam lalu, di Puri Cikeas Bogor yang dipimpin Ketua Setgab SBY disampaikan tentang pandangan dan rekomendasinya, enam partai koalisi semuanya bisa memahami rencana kenaikan BBM oleh pemerintah itu,” ungkap Anas saat konferensi pers usai Pengarahan Fraksi Partai Demokorat (FPD) di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (16/3/2012).

Namun, sejumlah parpol menyampaikan catatan jika pemerintah tetap menaikkan harga BBM, maka harus ada kompensasi diberikan kepada masyarakat. “Parpol koalisi memberikan rekomendasi harus adanya program social protection,” jelasnya.

Sepakat dengan usulan parpol itu, menurut Anas, sikap empati pemerintah harus ditunjukkan kepada masyarakat melalui beberapa kebijakannya. "Memang harus ada kebijakan dan perlindungan sosial terhadap rakyat yang terkena langsung," tukasnya.(lin)
()
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved