KPK berhati-hati, kasus Nazar libatkan banyak pihak

Jum'at, 16 Maret 2012 - 11:07 WIB
KPK berhati-hati, kasus...
KPK berhati-hati, kasus Nazar libatkan banyak pihak
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku memiliki kendala besar dalam menangani kasus-kasus Muhammad Nazaruddin. Hal tersebut dikarenakan banyaknya proyek milik mantan Bendahara Umum Partai Demokrat dan kompleksnya kasus tersebut melibatkan banyak pihak.

Wakil Ketua KPK Busyro Muqqodas mengatakan, KPK harus bekerja ekstra keras untuk membongkar kasus korupsi dari berbagai proyek milik Nazaruddin. Oleh karenanya, KPK meminta kesabaran seluruh elemen masyarakat untuk menunggu hasil yang lebih memuaskan.

"Kami simpulkan, kasus Nazaruddin kompleksitasnya sangat menarik, begitu luas, dan rumit. Prinsip kehati-hatian harus kami lakukan. Karena banyak menyangkut unsur kementerian, perguruan tinggi, rumah sakit," ujar Busyro di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta, Kamis (15/3/2012).

Oleh karenanya, KPK tidak ingin tergesa-gesa dalam menetapkan tersangka demi tersangka baru dalam setiap kasus yang berkaitan dengan Nazaruddin. Terlebih, dengan kurangnya sumber daya manusia termasuk penyidik yang di KPK terbilang kurang, walaupun telah masuk dalam kategori mumpuni.

"Sejak awal kasus korupsi Nazaruddin memiliki dimensi struktural yang kuat. Kami gunakan pola analisis mendalam dengan cara mengembangkan pihak-pihak yang terlibat, tapi apakah dengan keterbatasan penyidik mampu menaklukkan rimba raya ini," jelas Busyro.

Pada akhirnya, KPK hanya mencari dua alat bukti untuk dapat menjerat tersangka baru. "Pada saatnya, siapapun jika terbukti memiliki dua alat bukti yang saling berkorelasi, akan segera kami jadikan tersangka. Kami tidak akan lakukan diskriminasi," tegasnya. (san)
()
Berita Terkini
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Infografis
7 Fakta Kasus Hogi Minaya:...
7 Fakta Kasus Hogi Minaya: Suami Bela Istri, Berujung Tersangka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved