Pembakaran di PT BSMI dipicu SMS gelap

Senin, 27 Februari 2012 - 18:52 WIB
Pembakaran di PT BSMI...
Pembakaran di PT BSMI dipicu SMS gelap
A A A
Sindonews.com - Warga berharap pemerintah menyelesaikan konflik di Mesuji, Lampung. Namun, rekomendasi Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) yang dibentuk pemerintah terkait penyelesaian konflik tak kunjung tuntas.

Tambah lagi munculnya Short Messages Service (SMS) terkait rencana Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ingin melakukan latihan di Mesuji. Hal ini kemudian memicu terjadinya pembakaran mess di PT Barat Selatan makmur Invesindo (BSMI), Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung.

Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Agus Suhartono mengatakan pihaknya sangat menyesalkan SMS gelap tersebut. SMS yang beredar di masyarakat bahwa TNI akan melakukan kegiatan pelatihan di sana.

"Itu SMS dari pihak yang tidak bertanggungjawab, yang seolah memberitakan TNI akan melakukan pelatihan di sana. Sama sekali tidak ada kegiatan TNI di sana," ujar Agus di Istana Bogor Jawa Barat, Senin (27/2/2012).

Hingga sampai saat ini, sambung Agus, pihaknya masih menelusuri sumber SMS tersebut. "Itu yang sedang kita selidiki, tapi yang jelas tidak ada kegiatan sebagaimana yang ditampilkan dalam SMS itu," tuturnya.

Kendati demikian lanjut Agus, pihak TNI akan siap membantu menangani persoalan Mesuji bila diminta oleh pihak Kepolisian. "Ya kita tetap akan membantu kepolisian manakala kepolisian meminta, namun demikian kita tetap siapkan sedekat mungkin dengan lokasi, agar sewaktu-waktu diminta kita dapat segera lakukan," katanya.

Seperti diketahui, PT BSMI di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung dibakar warga pada Sabtu pagi, 25 Februari 2012.

Konflik tersebut bermula dari konflik agraria, yakni PT BSMI dan PT Lampung Interpertiwi (LIP) yang menguasai lahan tanpa melalui proses ganti rugi.
Dari 10 ribu hektare lahan inti PT BSMI, hanya lima ribu hektare yang memiliki ganti rugi, sedangkan sisanya dianggap rekognisi. Hal yang sama juga berlaku pada dengan PT LIP, dari 6.628 hektare yang diganti hanya 3.314 hektare.

Kelebihan areal PT BSMI dan PT LIP tanpa proses pembebasan seluas 2.455 hektare dan lahan cadangan plasma PT BSMI yang dikuasai tanpa proses yang jelas.

Sebelumnya konflik agraria antara warga dengan aparat di lahan PT BSMI berlangsung pada akhir November 2011 lalu, dan menyebabkan satu warga tewas.

Kejadian tersebut terulang pada Sabtu pagi, saat puluhan warga mendatangi aset BSMI dan melakukan pembakaran.(azh)

()
Berita Terkini
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Pengadilan Tinggi Singapura...
Pengadilan Tinggi Singapura Tolak Gugatan Paulus Tanos, Menkum Koordinasi KPK dan Polri
Eks Wakil Kepala BGN...
Eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Masih Syok setelah Jadi Tersangka Korupsi
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved