JK popular karena disiplin dan mantan wapres

Sabtu, 25 Februari 2012 - 16:50 WIB
JK popular karena disiplin...
JK popular karena disiplin dan mantan wapres
A A A
Sindonews.com - Kalah popularitas, Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie dibanding mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla versi Lembaga Survey Indonesia (LSI) memang sedikit mengejutkan.

Dalam penelitian LSI tentang partai politik baru -baru ini menyebutkan JK memperoleh 5,6 persen kepopulerannya sedangkan Ical mendapatkan 5,2 persen.

Menanggapi hal itu, Peneliti CSIS Philips Vermote, menilai ada beberapa faktor yang tertentu membuat JK memiliki nilai lebih.

"Mungkin ada faktor-faktor kepemimpinan parpol juga," ujarnya saat acara diskusi polemik Sindo Radio bertema "Parpol Menuju Titik Nadir di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (25/2/2012).

Menurut Philip, selama JK memimpin Partai Golkar, relatif tak ada kasus hukum yang menimpa para kader. Kasus hukum menyeret kader Golkar jusru terjadi sebelum JK memimpin dan setelah JK memimpin partai berlambang pohon beringin itu.

"Jadi kasus hukum itu terjadi pada kader Golkar saat sebelum kepemimpinan JK atau sesudah kepemimpinan JK," imbuhnya.

Philip melihat kedisiplinan partai itu sangat penting untuk membawa sebuah partai lebih baik dan mendapat simpati dari masyarakat. Satu hal yang jangan dilupakan, JK tentu lebih popular karena dua pernah menduduki kursi wakil presiden dan menteri.(lin)
()
Berita Terkini
RUU Perampasan Aset,...
RUU Perampasan Aset, Batas Kewenangan Aparat Penegak Hukum Jadi Poin Krusial
KY Gandeng PPATK Telusuri...
KY Gandeng PPATK Telusuri Transaksi Mencurigakan Hakim
Kapolri dan Pejabat...
Kapolri dan Pejabat Utama Polri Sambangi Kejagung, Ada Apa?
Polda Metro Tepis Selundupkan...
Polda Metro Tepis Selundupkan Pasal 32 UU ITE untuk Jerat Roy Suryo
27 Orang Tewas Akibat...
27 Orang Tewas Akibat Kebakaran di Bar Bangkok, Kemlu: Tidak Ada Korban WNI
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, Partai Ummat Siapkan Struktur Baru Jelang Verifikasi KPU
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved