Prijanto curhat soal korupsi melalui buku

Jum'at, 24 Februari 2012 - 16:54 WIB
Prijanto curhat soal...
Prijanto curhat soal korupsi melalui buku
A A A
Sindonews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Prijanto hari ini menyempatkan waktunya untuk berkunjung dan bersilaturahmi ke kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam kunjungan tersebut pejabat yang sudah menyatakan mundur itu memberikan dua buah buku hasil karya khusus untuk pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Salah satu bukunya itu berjudul "Alasan Saya Mundur". Rupanya, melalui buku itulah, ternyata Prijanto menyoroti soal dugaan terjadinya tindak pidana korupsi di tubuh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

"Tujuan kedatangan saya hari ini, ingin memberikan buku untuk pimpinan KPK. Buku ini hasil karya saya sendiri berjudul "Alasan Saya Mundur," disinilah akan diketahui apa alasan saya mundur, ada 10 rangkaian peristiwa, salah satunya ada dugaan korupsi di pemerintahaan," jelas Prijanto kepada wartawan di Gedung KPK, Jumat 24/2/2012.

Dugaan korupsi itu seharusnya ditangani KPK. Namun lantaran sungkan, Prijanto hanya bisa mencurahkan apa yang dia tahu dalam buku yang ditulisnya. Bahkan dugaan korupsi justru dilaporkan Markus Yuris Manster dari Organisasi masyarakat (Ormas) Solidaritas Nasional Anti Korupsi dan Mafia Hukum.

"Saya memang tidak melapor, tapi Yuris inilah yang justru melaporkan ke KPK setelah membaca tulisan saya. Sedangkan saya hanya menyerahkan dua buku saya kepada Abraham Samad," tukas mantan Asisten Teritorial Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) ini.

Saat kedatangannya ke gedung anti korupsi itu, dia didampingi anggota DPD asal DKI Jakarta AM Fatwa. Fatwa kata Prijanto, juga mempunyai kepentingan dengan KPK soal kasus korupsi.

Kedatangan Prijanto memang cukup menarik perhatian. Setelah diterima oleh KPK, Prijanto sempat salat Jumat bersama di Masjid kompleks gedung KPK. Dia meninggalkan gedung KPK sekira pukul 13.00 WIB. (lin)
()
Berita Terkini
Sidang Eksepsi Dokter...
Sidang Eksepsi Dokter Tifa: Kami Tak Pernah Minta Jokowi Dihukum, Hanya Minta Ijazah Dibuktikan
Polri Ultimatum Pihak...
Polri Ultimatum Pihak yang Halangi Pengusutan 3 Kasus Korupsi
Penampakan Koper Berisi...
Penampakan Koper Berisi Emas Disita Polisi usai Geledah Rumah di Bogor
Nurul Arifin Sebut Riset...
Nurul Arifin Sebut Riset SSI Bukti Bahlil Berhasil Terjemahkan Visi Prabowo ke Publik
Tiba PN Jaktim Jelang...
Tiba PN Jaktim Jelang Sidang Eksepsi, Dokter Tifa: Kami Siapkan 37 Halaman Nota Perlawanan
Bangun Pendidikan Hukum,...
Bangun Pendidikan Hukum, Peradi Profesional Gandeng 112 PTN dan PTS se- Indonesia
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved