Tembak aktivis GMNI, polisi ngaku salah tangkap

Senin, 20 Februari 2012 - 17:15 WIB
Tembak aktivis GMNI,...
Tembak aktivis GMNI, polisi ngaku salah tangkap
A A A
Sindonews.com - Penangkapan yang juga diwarnai dengan penembakan terhadap Rahmatullah, pemuda asal Desa Pakis, Kecamatan Panti, Jember, Jawa Timur dinilai penuh kejanggalan. Hal tersebut diungkapkan Sapto Rahardjanto, anggota Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Jember.

"Kami melihat banyak sekali kejanggalan dalam kasus ini, terutama salah tangkap dan salah tembak," terangnya kepada wartawan dalam siaran pers di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta, Senin (20/2/2012).

Sapto mengaku, GMNI telah membentuk satu tim khusus akan mengawal pejalanan kasus Rahmatullah hingga selesai dan terungkap. "Ada satu poin, bahwasanya ketika masyarakat diperlakukan represif oleh aparat negara di zaman demokrasi ini, ayo kita suarakan bersama-sama," tambahnya.

Dijelaskan dia, polisi mengaku kurang bukti dalam menangani kasus penembakan tersebut. "Mereka (polisi) pada akhirnya mengakui kalau kurang bukti. Polisi sudah melakukan rekayasa yang sangat luar biasa," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Rahmatullah ditembak atas tuduhan perampokan di rumah H Sofyan. Dalam perjalannannya diketahui ternyata hal itu tidak terbukti.

"Polisi melakukan kesalahan fatal. Jadi harusnya dihukum bukan hanya berdasarkan sanksi etik saja. Apa yang dilakukan aparat sama dengan perbuatan kriminal dan itu harus kena sanksi pidana. Bukan hanya sanksi atas pelanggaran disiplin," tegas Sapto.

Menurut keluarga, selama ini Rahmatullah tidak pernah terlibat kriminal dalam tindak kriminal. Hal ini dibuktikan dengan surat yang dikeluarkan oleh kepala desa Pakis dan Camat Panti yang menegaskan bahwa Rahmatullah tidak pernah terlibat tindakan kriminal. (san)
()
Berita Terkini
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Infografis
8 Helikopter Serang...
8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved