Demokrat tak urus proses hukum Angie

Jum'at, 17 Februari 2012 - 15:49 WIB
Demokrat tak urus proses...
Demokrat tak urus proses hukum Angie
A A A
Sindonews.com - Sebenarnya, saat ini Partai Demokrat sedang memperbaiki citra, namun apa daya sejumlah kadernya terus berulah. Setelah Muhammad Nazaruddin jadi terdakwa dalam kasus suap wisma atlet, sekarang giliran Angelina Sondakh jadi tersangka dengan kasus yang sama.

Melihat kondisi itu, Partai Demokrat dengan tegas menyatakan kasus menjerat para kadernya itu tak ada hubungan dengan partai. Begitu pula sebaliknya, partai tak intervensi lagi urusan hukum para kadernya apalagi sampai mengarahkan kesaksian Angie dalam persidangan.

"Pengakuan Angie harus ditanggung Angie sendiri. Kami tidak urusan atau mengarahkan Angie dalam persidangan," ujar Ketua Fraksi PD Jafar Hafsah di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Jumat (17/2/2012).

Jafar mempersilakan untuk menanyakan langsung kepada Angie soal itu. Pihaknya sama sekali tidak ikut campur proses hukum mantan Putri Indonesia 2001 itu.

Hal senada disampaikan salah satu pengurus DPP Partai Demokrat Sutan Bhatoegana. Dia mengatakan partainya tidak melakukan intervensi apapun.

"Benar atau tidak tanggung jawab Angie, tidak ada intervensi, ataupun maksud melindungi seseorang," tegasnya.(lin)
()
Berita Terkini
Madam Halimah Yacob...
Madam Halimah Yacob Membuka Harmony in Diversity Award Perdana di Jakarta
Jadi Saksi Dalam Sprindik...
Jadi Saksi Dalam Sprindik Baru, Kejagung Sebut Status Tersangka Febrie Adriansyah dari Polri Tak Gugur
Harlah ke-28 PKB, Panji...
Harlah ke-28 PKB, Panji Bangsa Gelar Turnamen Mini Soccer Inklusif
Kualitas Negara Hukum...
Kualitas Negara Hukum Terletak dari Kemampuan Aparat Menjaga Hati Nurani
Bakamla Gelar Latihan...
Bakamla Gelar Latihan Menembak di Perairan Dekat Pulau Galang
Gus Ipul Respons Wacana...
Gus Ipul Respons Wacana Cak Imin soal Pemimpin Baru PBNU: Baik untuk Didiskusikan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved