Aksi Indonesia Damai tanpa FPI untuk alihkan isu

Jum'at, 17 Februari 2012 - 14:39 WIB
Aksi Indonesia Damai...
Aksi Indonesia Damai tanpa FPI untuk alihkan isu
A A A
Sindonews.com - Sepak terjang Front Pembela Islam (FPI) belakangan ini mulai disoroti bahkan ditolak. Ada dugaan langkah itu hanya mengalihkan isu saat ini.

"FPI memang paling ampuh untuk mengalihkan isu. Bisa jadi ini pengalihan isu di tengah keterpurukan Partai Demokrat," ujar Juru Bicara FPI Munarman di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (17/2/2012).

Menurut mantan LSM HAM ini, Demokrat saat ini sedang diserang, partai pemenangan pemilu dua periode ini sedang mengalami keterpurukan.

"Bahkan sudah diakui sendiri, ratingnya turun, kepercayaan masyarakat juga turun, dan itu butuh pengalihan isu. Yang paling ampuh adalah kekerasan yang dilakukan FPI, karena itu paling ampuh, dan laku dijual," paparnya lagi.

Munarwan juga menduga aksi Indonesia Damai tanpa FPI di Bunderan Hotel Indonesia (HI) belum lama juga sengaja digelar untuk picu is baru. Dugaan Munarwan diperkuat bukti hadirnya salah seorang pengurus DPP Partai Demokrat Ulil dalam aksi itu.

"Waktu aksi selasa kamarin itu Ulil hadir di Budaran HI, tapi dia berdri di pojokan Plaza Indonesia," ucapnya. Munarwan mengaku tahu betul aksi itu sengaja dilancarkan untuk mengalihkan isu.

"Saya tahu betul sehari sebelumnya orang Ulil rapat di TIM untuk merencanakan acara itu. Kami tahu, di kepengurusan Demokrat, Ulil berada di bagian strategi, dan dia mengatur itu semua untuk mengalihkan isu, partai korupsi kok dilindungi," tukasnya dengan nada ketus.(lin)
()
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved