Rotasi Angie ke Komisi III permintaan DPP

Jum'at, 17 Februari 2012 - 11:42 WIB
Rotasi Angie ke Komisi...
Rotasi Angie ke Komisi III permintaan DPP
A A A
Sindonews.comn - Rotasi struktur di Fraksi tak lepas dari kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai. Pasalnya, Fraksi atau para anggota dewan merupakan kepanjangan tangan dari masing-masing Partai Politik (Parpol).

Misalnya rotasi yang dilakukan oleh Fraksi Partai Demokrat. Dalam rotasi ini Angelina Sondak salah satu diantara anggotanya yang ikut terkena rotasi.

Wanita yang biasa disapa Angie ini dirotasi dari Komisi X ke Komisi III (hukum) DPR. Rumor yang berkembang pergeseran politkus yang sudah dinyatakan sebagai tersangka dalam kasus korupsi wisa atlet SEA Games ini merupakan permintaan langsung dari DPP.

"Menempatkan anggota di komisi kewenangan fraksi, tapi harus mendengarkan saran dari DPP," kata Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Hayono Isman, di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta, Jumat (17/2/2012).

Dalam persoalan Angie, mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) di era Soeharto ini tak mengetahui adakah intervensi dari DPP. "Saya tidak tau itu. Saya tidak mau menduga-duga. Sebaiknya kita tanyakan langsung kepada Ketua Umum DPP saja,"tukasnya.

Sebelumnya, melalui Sekretaris Dewan Pembina Partai Demokrat Andi Malarangeng telah menyampaikan bahwa keputusan fraksi dalam melakukan rotasi itu tidak cerdas.

Maka itu, Ketua Dewan Pembina Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) marah setelah mendengar kabar mengenai rotasi Angie ke Komisi III DPR tersebut. Hayono pun berpendapat seharunya, di tengah kemunduran partai, Fraksi Partai Demokrat lebih cermat mengambil kebijakan.

"Sudah jelas beliau (SBY) mengatakan di situasi dukungan publik yang menurun kepada partai diminta kepada para kader bekerja lebih cermat lebih cerdas dalam mengambil keputusan oleh karena itu saya sebagai dewan pembina melihat untuk menempatkan mba Angie di komisi III adalah langkah yang tidak cerdas,"tutur dia.

Hayono juga meminta agar DPP dan fraksi mencermati arahan Ketua Dewan Pembina agar tidak salah mengambil keputusan. Jangan sampai dalam situasi sulit di alami partai seperti sekarang, kader melakukan kesalahan yang seharusnya tidak perlu terjadi.(lin)
()
Berita Terkini
Madam Halimah Yacob...
Madam Halimah Yacob Membuka Harmony in Diversity Award Perdana di Jakarta
Jadi Saksi Dalam Sprindik...
Jadi Saksi Dalam Sprindik Baru, Kejagung Sebut Status Tersangka Febrie Adriansyah dari Polri Tak Gugur
Harlah ke-28 PKB, Panji...
Harlah ke-28 PKB, Panji Bangsa Gelar Turnamen Mini Soccer Inklusif
Kualitas Negara Hukum...
Kualitas Negara Hukum Terletak dari Kemampuan Aparat Menjaga Hati Nurani
Bakamla Gelar Latihan...
Bakamla Gelar Latihan Menembak di Perairan Dekat Pulau Galang
Gus Ipul Respons Wacana...
Gus Ipul Respons Wacana Cak Imin soal Pemimpin Baru PBNU: Baik untuk Didiskusikan
Infografis
5 Titik Rawan Perang...
5 Titik Rawan Perang Dunia III pada Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved