Publik curiga, karena Nazar & Nasir bersaudara
Selasa, 14 Februari 2012 - 12:52 WIB
Publik curiga, karena Nazar & Nasir bersaudara
A
A
A
Sindonews.com - Komisi III DPR RI memang memiliki kewenangan untuk berkunjung kapan saja ke Lembaga Permasyarakat (LP) dalam rangka pengawasan.
Namun menjadi kecurigaan, ketika kemudian di luar jam besuk, anggota Komisi III M Nasir mengunjungi terdakwa kasus Wisma Atlet SEA Games Muhammad Nazaruddin. Kecurigaan muncul lantaranya keduanya merupakan kakak beradik.
"Yang menjadi tidak elok dan tidak cantik Nasir dan Nazar ini bersaudara. Tapi apapun kami adalah lembaga, biarkan Badan Kehormatan (BK) bekerja dan Dewan Kehormatan Partai Demokrat yang dipimpin oleh pak TB Silalahi akan bekerja bekerja juga," ujar Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta Selasa (14/2/2012).
Ruhut membenarkan jika Komisi III memiliki kewenangan itu. Namun masalahnya menjadi kurang menarik karena Nasir dan Nazar itu bersaudara. Sehingga kata Ruhut yang juga anggota Komisi III DPR ini, publik mengira ada maksud tersembunyi.
Sebelumnya, selaku teman separtainya, di depan rapat, meminta maaf atas perbuatan M Nasir itu. Dia mempersilakan BK DPR bekerja untuk memeriksa Nasir terkait kunjungan di LP Cipinang, Jakarta Timur di luar jam besuk.
"Biarkan sahabat saya di BK yang bekerja menangani masalah ini. Beberapa kawan mengimbau saya saya jangan terlalu keras mengenai Nasir yang saya katakan rakyat itu sangat cerdas," tuturnya.
Dia menambahkan, sikapnya ini, semata-mata karena mencintai partai. Meski hingga kini Demokrat tetap nomor satu, tapi jangan sampai Demokrat terus terpuruk gara-gara ulah para kader. "Saya tidak mau partai yang kami cintai, yang dibangun pak SBY gara-gara ulah beberapa kadernya jadi terpuruk," tukasnya.(lin)
Namun menjadi kecurigaan, ketika kemudian di luar jam besuk, anggota Komisi III M Nasir mengunjungi terdakwa kasus Wisma Atlet SEA Games Muhammad Nazaruddin. Kecurigaan muncul lantaranya keduanya merupakan kakak beradik.
"Yang menjadi tidak elok dan tidak cantik Nasir dan Nazar ini bersaudara. Tapi apapun kami adalah lembaga, biarkan Badan Kehormatan (BK) bekerja dan Dewan Kehormatan Partai Demokrat yang dipimpin oleh pak TB Silalahi akan bekerja bekerja juga," ujar Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat, Ruhut Sitompul, di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta Selasa (14/2/2012).
Ruhut membenarkan jika Komisi III memiliki kewenangan itu. Namun masalahnya menjadi kurang menarik karena Nasir dan Nazar itu bersaudara. Sehingga kata Ruhut yang juga anggota Komisi III DPR ini, publik mengira ada maksud tersembunyi.
Sebelumnya, selaku teman separtainya, di depan rapat, meminta maaf atas perbuatan M Nasir itu. Dia mempersilakan BK DPR bekerja untuk memeriksa Nasir terkait kunjungan di LP Cipinang, Jakarta Timur di luar jam besuk.
"Biarkan sahabat saya di BK yang bekerja menangani masalah ini. Beberapa kawan mengimbau saya saya jangan terlalu keras mengenai Nasir yang saya katakan rakyat itu sangat cerdas," tuturnya.
Dia menambahkan, sikapnya ini, semata-mata karena mencintai partai. Meski hingga kini Demokrat tetap nomor satu, tapi jangan sampai Demokrat terus terpuruk gara-gara ulah para kader. "Saya tidak mau partai yang kami cintai, yang dibangun pak SBY gara-gara ulah beberapa kadernya jadi terpuruk," tukasnya.(lin)
()