Diperiksa lagi, Wa Ode masih sehat

Selasa, 14 Februari 2012 - 11:04 WIB
Diperiksa lagi, Wa Ode...
Diperiksa lagi, Wa Ode masih sehat
A A A
Sindonews.com - Tersangka kasus dugaan korupsi dana percepatan pembangunan infrastruktur daerah (PPID) Wa Ode Nurhayati memenuhi panggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menjalani pemeriksaan.

Wa Ode datang mengenakan atasan dan kerudung bernuansa unggu dikawal petugas Rutan Pondok Bambu menggunakan mobil tahanan KPK, sekira pukul 10.00 WIB.

"Alhamdulillah, saya sehat hari ini," ujarnya kepada wartawan begitu keluar dari mobil tahanan di Gedung KKP, Jakarta, Selasa (14/2/2012).

Dengan suara pelan, politikus Partai Amanat Nasional (PAN) ini mengabarkan jika dirinya sekarang ini menempati sel baru di Rutan Pondok Bambu. "Sekarang saya sudah pindah ke kamar nomor 15," ujarnya singkat.

Seperti diketahui, Wa Ode ditetapkan sebagai tersangka karena selaku anggota Banggar DPR diduga menerima imbalan terkait pengalokasian anggaran PPID untuk tiga wilayah di Provinsi Aceh.

Dana yang diterimanya itu senilai Rp6 miliar, yang merupakan komitmen fee sebesar 5-6 persen dari dana PPID untuk tiga kabupaten di Aceh dengan total nilai Rp40 miliar.

Atas perbuatannya,, Wa Ode disangkakan melanggar pasal 12 huruf a atau b, pasal 5 ayat 2 dan atau pasal 11 UU Tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.(lin)
()
Berita Terkini
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved