Demi pesawat Presiden, pemerintah ngutang

Jum'at, 10 Februari 2012 - 17:09 WIB
Demi pesawat Presiden,...
Demi pesawat Presiden, pemerintah ngutang
A A A
Sindonews.com – Bantahan pemerintah terhadap pembelian pesawat khusus kepresidenan dari hasil utang jelas telah menginjak-injak hasil temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), alias tidak menghargai hasil audit BPK.

Hal itu dikatakan Koordinator Advokasi dan Investigasi Sekretariat Nasional Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Uchok Sky Khadafi dalam pesan singkatnya kepada wartawan di Jakarta, Jumat (10/2/2011).

“Kalau pembelian pesawat bukan dari utang, memang pihak luar negeri mau bayar dengan rupiah? Pasti enggak mau dong, maka bayar dari utang,” ujar Uchok.

â€
“Dan Istana tidak tahu malu, karena pembelian pesawat ini sangat mengusik rasa keadilan rakyat, dan publik pasti menolak pembelian ini karena hanya menghambur-hamburkan duit utang saja, dan yang bayar tetap disuruh rakyat melalui pajak,” katanya.

Uchok menyindir untuk pembelian pesawat kepresidenan pemerintah terlihat cepat menanggapi. “Agar tidak selalu dikiritik publik, cepat-cepat dibayar tuh pengadaan pesawat. Padahal, kalau bulan 1-3 biasanya pemerintah hanya membayar gaji pegawai, kok tumben untuk pembelian pesawat sudah ada uangnya,” tuturnya.

Meski pembayaran kepada pihak Boeing Company sudah lunas untuk Green Aircraft, Uchok tetap menegaskan pemerintah untuk membatalkan kontrak pengadaan pesawat tersebut. “Kami dari Fitra tetap, supaya dibatalkan kontrak pengadaan pesawat itu, dan membatalkan kontrak bisa dilakukan. Yang enggak bisa diubah hanya mengubah Alquran kok,” pungkasnya. (wbs)
()
Berita Terkini
Hidup dengan Multiple...
Hidup dengan Multiple Sclerosis, Penderita Kelihatan Baik-baik Saja meski Berjuang Dalam Diam
Wali Kota Agustina Inisiasi...
Wali Kota Agustina Inisiasi Program Waras Ekonomi, UMKM Semarang Kini Terhubung dalam Satu Platform
Jokowi Tak Hadir di...
Jokowi Tak Hadir di Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, Ternyata Ini Alasannya
Pemakaman Militer Ryamizard...
Pemakaman Militer Ryamizard Ryacudu Berlangsung Khidmat, Sjafrie Jadi Inspektur Upacara
Pakar Hukum Nilai Status...
Pakar Hukum Nilai Status Amicus Curiae Nadiem Makarim Tak Tepat
Shanty Alda Nathalia...
Shanty Alda Nathalia Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan Bangsa di Hari Lahir Pancasila
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved