Harifin berharap penggantinya memiliki tanggungjawab
Rabu, 08 Februari 2012 - 14:34 WIB
Harifin berharap penggantinya memiliki tanggungjawab
A
A
A
Sindonews.com - Hatta Ali, akhirnya terpilih sebagai Ketua Mahkamah Agung (MA) RI. Ini, setelah dalam pemilihan diikuti delapan kandidat lainnya, dia memperoleh suara terbanyak yakni 28 suara.
Dengan hasil itu, Hatta Ali segera diresmikan menggantikan Ketua MA lama Harifin Tumpa yang telah memasuki masa pensiun pada Maret mendatang.
Harifin mengatakan, proses pemilihan Ketua MA yang baru berlangsung demokratis, transparan dan terbuka. "Seperti kita lihat tadi, pemilihan ini berlangsug terbuka dan transparan," kata Harifin Tumpa usai pemilihan di ruang Kusuma Atmaja, Gedung MA Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (8/2/2012).
Dia berharap Ketua MA baru yang akan menggantikannya wajib menjalankan tanggung jawab dengan baik. Untuk serah terima jabatan serta pengesahan akan dilaksanakan secepatnya. "Ketua MA terpilih ini, akan mulai bertugas kalau dia sudah disumpah," terangnya.
Sementara itu dalam proses pemilihan yang dipimpin Harifin itu sempat diwarnai aksi unjuk rasa oleh sekelompok massa di depan Gedung MA. Para pengunjuk rasa dalam orasinya mensinyalir adanya pratik bagi-bagi uang dalam pemilihan tersebut.
Seperti diketahui Harifin Tumpa akan mengakhiri pengabdiannya sebagai Ketua MA, per 1 Maret 2012. Proses pemilihan pengganti Harifin pun digelar hari ini. Proses pemilihan dilakukan melalui pemungutan suara diikuti 54 Hakim Agung.Beberapa waktu lalu sempat beredar isu penyebaran uang untuk memenangkan salah satu hakim agung untuk menahkodai MA.
Dalam bursa pemilihan itu, ada delapan kandidat lain yakni Abdul Kadir Mappong, Ahmad Kamil, Paulus Effendi Lotulung, Artidjo Alkostar, Andi Syamsu Alam, Mohammad Saleh, Imron Anwari dan Widayatno Sastro Hardjono. (lin)
Dengan hasil itu, Hatta Ali segera diresmikan menggantikan Ketua MA lama Harifin Tumpa yang telah memasuki masa pensiun pada Maret mendatang.
Harifin mengatakan, proses pemilihan Ketua MA yang baru berlangsung demokratis, transparan dan terbuka. "Seperti kita lihat tadi, pemilihan ini berlangsug terbuka dan transparan," kata Harifin Tumpa usai pemilihan di ruang Kusuma Atmaja, Gedung MA Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Rabu (8/2/2012).
Dia berharap Ketua MA baru yang akan menggantikannya wajib menjalankan tanggung jawab dengan baik. Untuk serah terima jabatan serta pengesahan akan dilaksanakan secepatnya. "Ketua MA terpilih ini, akan mulai bertugas kalau dia sudah disumpah," terangnya.
Sementara itu dalam proses pemilihan yang dipimpin Harifin itu sempat diwarnai aksi unjuk rasa oleh sekelompok massa di depan Gedung MA. Para pengunjuk rasa dalam orasinya mensinyalir adanya pratik bagi-bagi uang dalam pemilihan tersebut.
Seperti diketahui Harifin Tumpa akan mengakhiri pengabdiannya sebagai Ketua MA, per 1 Maret 2012. Proses pemilihan pengganti Harifin pun digelar hari ini. Proses pemilihan dilakukan melalui pemungutan suara diikuti 54 Hakim Agung.Beberapa waktu lalu sempat beredar isu penyebaran uang untuk memenangkan salah satu hakim agung untuk menahkodai MA.
Dalam bursa pemilihan itu, ada delapan kandidat lain yakni Abdul Kadir Mappong, Ahmad Kamil, Paulus Effendi Lotulung, Artidjo Alkostar, Andi Syamsu Alam, Mohammad Saleh, Imron Anwari dan Widayatno Sastro Hardjono. (lin)
()