Demokrat tantang KPK buktikan keterlibatan kadernya
Sabtu, 28 Januari 2012 - 15:33 WIB
Demokrat tantang KPK buktikan keterlibatan kadernya
A
A
A
Sindonews.com - Partai Demokrat tak main-main menanggapi isu tak sedap ulah para kadernya. Semua kader yang disebut terlibat dalam kasus korupsi sudah dipanggil, tapi tak ada satupun yang mengaku.
Karena itu, Demokrat meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera membuktikan keterlibatan mereka.
"Jangan hanya pengakuan dari ini, dari itu. Semua itu pengakuan, dan pengakuan harus diuji, diukur, harus dibuktikan kebenaranya, siapa yang punya kewenangan dalam hal ini, ya aparat penegak hukum atau pengadilan," ujar Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Saan Mustopa kepada wartawan usai acara diskusi Polemik Sindo Radio dengan tema ''Demokrat terguncang'', di Warung Daun Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (28/1/2012).
Saan menantang pihak KPK maupun pengadilan segera membuktikan jika benar sejumlah kader Demokrat terlibat kasus suap wisma Atlet SEA Games seperti diungkapkan terdakwa M Nazaruddin.
Masalahnya, lanjut Saan, mereka yang disebut Nazar oleh KPK belum sama sekali diproses. Maka itu, Saan yakin, ungkapan Nazar di persidangan hanya sebatas pengakuan dan tidak bisa dibuktikan.
"Silakan dibuktikan jika kader Demokrat terlibat. Silakan uji dan diproses. Kalau memang bersalah, Demokrat akan menindaklanjuti," katanya. (lin)
Karena itu, Demokrat meminta agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera membuktikan keterlibatan mereka.
"Jangan hanya pengakuan dari ini, dari itu. Semua itu pengakuan, dan pengakuan harus diuji, diukur, harus dibuktikan kebenaranya, siapa yang punya kewenangan dalam hal ini, ya aparat penegak hukum atau pengadilan," ujar Wakil Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Saan Mustopa kepada wartawan usai acara diskusi Polemik Sindo Radio dengan tema ''Demokrat terguncang'', di Warung Daun Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (28/1/2012).
Saan menantang pihak KPK maupun pengadilan segera membuktikan jika benar sejumlah kader Demokrat terlibat kasus suap wisma Atlet SEA Games seperti diungkapkan terdakwa M Nazaruddin.
Masalahnya, lanjut Saan, mereka yang disebut Nazar oleh KPK belum sama sekali diproses. Maka itu, Saan yakin, ungkapan Nazar di persidangan hanya sebatas pengakuan dan tidak bisa dibuktikan.
"Silakan dibuktikan jika kader Demokrat terlibat. Silakan uji dan diproses. Kalau memang bersalah, Demokrat akan menindaklanjuti," katanya. (lin)
()