Pemerintah acuh, konflik agraria marak

Jum'at, 20 Januari 2012 - 13:30 WIB
Pemerintah acuh, konflik...
Pemerintah acuh, konflik agraria marak
A A A
Sindonews.com - Kasus-kasus kekerasan di Indonesia paling banyak disebabkan oleh masalah-masalah agraria. Kasus ini terjadi karena pemerintah sudah tidak memegang teguh amanah rakyat.

Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Berry Nahdian Forqan mengatakan, sebanyak 103 kasus konflik agraria di Indonesia pada tahun 2011 kemarin. Kasus yang paling besar, kata dia, di sektor kehutanan, perkebunan dan pertambangan.

"Dari kasus tersebut terdapat 12 warga meninggal dunia karena ditembak, 57 warga mengalami kekerasan, 64 warga terkena tembakan (tidak meninggal), dan 170 warga ditahan atau dikriminalisasi," ujarnya pada acara talk show DPD RI perspektif Indonesia "Mungkinkah menuntaskan Konflik Agraria" di Pressroom DPD RI, Senayan, Jumat (20/1/2012).

Menurutnya, kasus ini terus terjadi karena pemerintah sudah keluar dari amanah konstitusi dan pemerintah tak menjalankan TAP MPR No.9 Tahun 2001.

Dia mengatakan, di TAP MPR ini sudah dijabarkan bahwa terjadi ketimpangan dan ketidakadilan dalam pengelolaan sumber agraria dan sumber daya alam. "Karena ketimpangan dan ketidakadilan ini menyebabkan terjadinya konflik dimana-mana," ungkapnya.

Ditambahkannya, TAP MPR ini pun tak hanya memandatkan, namun juga memerintahkan kepada DPR RI dan pemerintah untuk menjalankan penataan kembali pembaharuan agraria dan pengelolaan sumber daya alam.

"Tetap ini tidak dijalankan sampai sekarang oleh pemerintah. Berarti, konflik merebak karena pemerintah tidak patuh pada konstitusi," pungkasnya. (wbs)
()
Berita Terkini
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved