Klarifikasi Setjen DPR soal proyek kalender

Selasa, 17 Januari 2012 - 15:38 WIB
Klarifikasi Setjen DPR...
Klarifikasi Setjen DPR soal proyek kalender
A A A
Sindonews.com - Sekretariat Jenderal (Setjen) DPR akui dalam pagu anggaran 2011 dialokasikan untuk pengadaan Kalender sebesar Rp1.3 miliar. Namun, berdasarkan hasil lelang tender angka yang keluar cuma Rp397.465.750 (termasuk PPN 10%).

Proses pelelangan tersebut dilakukan sejak bulan Oktober 2011 secara terbuka (e-proc). Ada 22 perusahaan yang mendaftar. Dari jumlah tersebut, ada 12 perusahaan yang memasukkan penawaran. Setelah dilakukan evaluasi terdapat tiga perusahaan yang memenuhi persyaratan administrasi dan teknis.

Perusahaan itu adalah CV AMRIN SETIA, PT WARNA SAPARASI INDAH GRAFIKA, dan CV MAKMUR. Dari 3 perusahaan tersebut, dimenangkan oleh CV AMRIN SETIA dengan nilai penawaran terendah sebesar Rp397.465.750 (termasuk PPN 10%). Anggaran tersebut digunakan untuk pembuatan kalender dinding sejumlah 15.900 eksemplar dan kalender meja sejumlah 1.700 eksemplar.

Kalender ini rencananya akan dipasang di seluruh ruang kerja di gedung DPR. Selain itu, akan diberikan kepada karyawan Setjen DPR, pasangan kerja (counterpart) DPR, pemerintah provinsi dan perguruan tinggi di Indonesia.

Anggarannya sendiri, tidak berada di Setjen DPR, tetapi berada di Kementerian Keuangan, dalam hal ini di KPN. Rekanan yang mengerjakan kalender tersebut selanjutnya mengajukan penagihan ke KPN.

"Jadi sekali lagi, uang tersebut adanya di KPN, bukan di Setjen DPR RI,” ujar Kepala Biro Humas dan Pemberitaan Djaka Dwi Winarko dalam siaran persnya, Jakarta, Selasa (17/1/2012).

Lanjutnya, berita tersebut kurang lengkap, karena hanya menyebutkan pagu anggaran sebesar Rp1,3 milar, namun tidak menyebutkan dari jumlah tersebut setelah dilakukan pelelangan yang digunakan sebesar Rp397.465.750.
()
Berita Terkini
Eks Sekjen MPR Maruf...
Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Ditahan di Rutan Gedung Merah Putih KPK
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Habiburokhman Tegaskan...
Habiburokhman Tegaskan Komisi III DPR Bakal Terus Kawal Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara
Gus Lilur Minta Penggeledahan...
Gus Lilur Minta Penggeledahan 12 Lokasi Jangan Digiring Pertarungan Polisi Vs Jaksa
Indonesia Menggugat:...
Indonesia Menggugat: Perlawanan Dokter Tifa dalam Sidang Kasus Dugaan Ijazah Palsu Joko Widodo
Sekjen DPP Propindo...
Sekjen DPP Propindo Dukung Kortas Tipikor-Polda Metro Usut Tiga Kasus Korupsi
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved