Anis Matta: Di Istana juga banyak barang impor

Kamis, 12 Januari 2012 - 13:51 WIB
Anis Matta: Di Istana...
Anis Matta: Di Istana juga banyak barang impor
A A A
Sindonews.com - Kemewahan ruang rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR menjadi perbincangan publik. Ruang dibangun dengan biaya Rp20 miliar itu dilengkapi furniture yang dibeli dari luar negeri.

Namun bagi Wakil Ketua DPR Anis Matta, itu bukan hal yang mengherankan. Sebab, tidak hanya ruang Banggar DPR yang bergelimang mebel impor, ruang pemerintah lainnya bahkan di Istana Kepresidenan terdapat produk luar negeri.

"Silakan Anda masuk ke Istana di sana juga banyak produk impor," kata Anis di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (12/1/2012).

Menurut Anis, renovasi ruang Banggar masuk dalam program tahunan dan sudah dibahas dalam rapat anggaran. "Jadi, semua anggota DPR juga tak perlu tahu, sebab itu menjadi kewajiban mereka (setjen) DPR. Kami (anggota dewan) tugasnya merawat gedung, karena ini gedung negara," ungkap politikus dari PKS itu.

Di gedung DPR, menurut dia, tidak hanya ruang Banggar saja yang direnovasi, ruang-ruang lain juga bisa direnovasi sesuai kebutuhan. Sementara mengenai anggaran Rp20 miliar dihabiskan untuk ruang Banggar saja, menurut Anis bisa dilihat dari daftar rincian yang sekarang masih di data. "Soal mahal atau tidak mahal menunggu rincian yang tak lama lagi keluar," imbuhnya.

Perlu diketahui, kata Anis, selama ini seringkali anggota Banggar menggelar rapat di luar gedung DPR. Maka itu, setelah ruangan ini selesai direnovasi, nantinya Banggar tak perlu lagi keluar dari gedung DPR.

Terpisah, Ketua DPR Marzuki Alie mengaku kaget mendengar angka yang dihabiskan untuk merenovasi ruang Banggar. Nilai itu pasti akan menyakiti hati rakyat. Anggaran sebesar itu harus jelas perinciannya. Mengenai furniture dari luar negeri, Marzuki mengaku tak tahu, dia sendiri tak menyukai produk impor. Politikus Partai Demokrat ini lebih mengutamakan produk lokal. (lin)
()
Berita Terkini
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Konflik PPP Banten Dinilai...
Konflik PPP Banten Dinilai Lebih dari Sekadar Pergantian Ketua
4 Oknum Prajurit TNI...
4 Oknum Prajurit TNI Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus Hari Ini Divonis
3 Guru Besar Kedokteran...
3 Guru Besar Kedokteran Bakal Jadi Saksi Ahli Dokter Tifa
Kasus Mega Korupsi BGN...
Kasus Mega Korupsi BGN dan Kitas-Kitap
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved