Fraksi Golkar beri 'lampu hijau' KPK periksa anggotanya
Jum'at, 06 Januari 2012 - 15:13 WIB
Fraksi Golkar beri 'lampu hijau' KPK periksa anggotanya
A
A
A
Sindonews.com - Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPR dari Fraksi Partai Golkar Mechias Markus Mekeng dituding terlibat dalam kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games. Sebutan Melchias sendiri dalam kasus tersebut bergelar 'Ketua Besar'.
Istilah ini terungkap dari pernyataan Muhammad Nazaruddin dan Mindo Rosa Manulang. Menanggapi hal ini, Ketua Fraksi Partai Golkar Setya Novanto memberi 'lampu hijau' kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindaklanjutinya.
"Kalau dari kami selaku fraksi, kalau betul silakan ditindak secara tegas masalah ini. Tapi sebelum jauh perlu klarifikasi," ujar Setya kepada wartawan, Jakarta, Jumat (6/1/2012).
Dia yakin anggotanya tak terlibat dalam kasus tersebut. Alasannya, Mekeng baru menjabat sebagai Ketua Banggar selama enam bulan belakangan ini. Artinya, persoalan Wisma Atlet bukan era anggotanya itu.
Bahkan, pihaknya telah meminta klarifikasi dari Mekeng dan tudingan itu dibantah oleh yang bersangkutan. "Itu tentunya perlu diklarifikasi langsung, yang tahu Nazar. Perlu diklarifikasi apakah betul Mekeng," tukasnya.
Namun, dia mengakui, pihaknya belum mengklarifikasi kasus tersebut terhadap Hariz Azhar Aziz selaku Ketua Banggar DPR sebelumnya dari Partai Golkar juga. Novanto berjanji akan pada masa sidang nanti akan meminta klarifikasi terkait kasus tersebut.
"Saya belum tanya ke Haris Azhar Aziz. Nanti akan kita lebih perdalam. Minggu depan sudah masuk. Paripurna banyak orang daerah. Bisa finalisasi. Kita sosialisasi dulu, cek dulu, agar semuanya jangan salah paham. Mudah-mudahan tidak ada masalah. Nanti dicepat-cepat saja. Kita tanya kebenaran informasinya," pungkasnya.
Istilah ini terungkap dari pernyataan Muhammad Nazaruddin dan Mindo Rosa Manulang. Menanggapi hal ini, Ketua Fraksi Partai Golkar Setya Novanto memberi 'lampu hijau' kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menindaklanjutinya.
"Kalau dari kami selaku fraksi, kalau betul silakan ditindak secara tegas masalah ini. Tapi sebelum jauh perlu klarifikasi," ujar Setya kepada wartawan, Jakarta, Jumat (6/1/2012).
Dia yakin anggotanya tak terlibat dalam kasus tersebut. Alasannya, Mekeng baru menjabat sebagai Ketua Banggar selama enam bulan belakangan ini. Artinya, persoalan Wisma Atlet bukan era anggotanya itu.
Bahkan, pihaknya telah meminta klarifikasi dari Mekeng dan tudingan itu dibantah oleh yang bersangkutan. "Itu tentunya perlu diklarifikasi langsung, yang tahu Nazar. Perlu diklarifikasi apakah betul Mekeng," tukasnya.
Namun, dia mengakui, pihaknya belum mengklarifikasi kasus tersebut terhadap Hariz Azhar Aziz selaku Ketua Banggar DPR sebelumnya dari Partai Golkar juga. Novanto berjanji akan pada masa sidang nanti akan meminta klarifikasi terkait kasus tersebut.
"Saya belum tanya ke Haris Azhar Aziz. Nanti akan kita lebih perdalam. Minggu depan sudah masuk. Paripurna banyak orang daerah. Bisa finalisasi. Kita sosialisasi dulu, cek dulu, agar semuanya jangan salah paham. Mudah-mudahan tidak ada masalah. Nanti dicepat-cepat saja. Kita tanya kebenaran informasinya," pungkasnya.
()