Amankan udara, kerahkan lima hawk untuk patroli
Sabtu, 31 Desember 2011 - 15:13 WIB
Amankan udara, kerahkan lima hawk untuk patroli
A
A
A
Sindonews.com - Pada umumnya, semua wilayah udara di Indonesia rawan akan ancaman. Namun, jalur internasional dinilai memiliki tingkat kerawanan lebih tinggi.
Mengantisipasi ancaman itu, pesawat tempur jenis Hawk 100/200 milik TNI AU melaksanakan pergerakan udara dalam rangka patroli sekaligus latihan operasi udara lintas elang, di wilayah Medan, Sumatera Utara selama sepekan, mulai 26 Desember 2011.
Latihan dipimpin Komandan Pangkalan TNI AU Medan Kolonel Pnb A Rasyid Jauhari itu mengerahkan semua pilot tempur serta krunya. Seluruh wilayah udara Medan menjadi wilayah sasaran operasi.
Rasyid mengatakan, operasi udara merupakan kegiatan rutin para penerbang tempur merupakan agenda Komando Operasi (Koops) AU I Halim Perdana Kusuma, Jakarta. "Selain untuk melatih ketrampilan juga untuk menguji tingkat kesiapsiagaan para pilot jika sewaktu-waktu ada ancaman dari udara datang," kata Rasyid.
Untuk mendukung kegiatan itu, seluruh kesatuan mulai dari Lanud Medan, Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh, Skadron Udara 12 Pekanbaru, Kosek Hanudnas III Medan dan Satrad-satrad dibawah jajaran Kosek hanudnas III Medan turut dilibatkan.
Seluruh pejabat juga ikut berperan dalam operasi, diantaranya Kadispers Letkol Adm A. Rusly Purba, Kasiopslat Mayor Tek Aris Subekti, Kadislog Mayor Kal Muksal Mina beserta jajaran Staf Operasi.
Sementara itu, Danskadron Udara 12 Letkol Pnb Prasetia Halim mengatakan, operasi udara dan latihan merupakan kegiatan yang terus dilakukan oleh para pilot secara rutin. Tidak hanya di dalam negeri, latihan juga dilakukan bersama-sama dengan pilot dari Angkatan Udara Thailand yakni Royal Thailand Air Forces (RTAF) di Thailand.
Latihan gabungan dengan AU asing itu, bertujuan untuk saling menukar keterampilan antar pilot tempur. Tidak hanya operasi udara, latihan juga kadang difokuskan pertempuran dan penghancuran di darat. (lin)
Mengantisipasi ancaman itu, pesawat tempur jenis Hawk 100/200 milik TNI AU melaksanakan pergerakan udara dalam rangka patroli sekaligus latihan operasi udara lintas elang, di wilayah Medan, Sumatera Utara selama sepekan, mulai 26 Desember 2011.
Latihan dipimpin Komandan Pangkalan TNI AU Medan Kolonel Pnb A Rasyid Jauhari itu mengerahkan semua pilot tempur serta krunya. Seluruh wilayah udara Medan menjadi wilayah sasaran operasi.
Rasyid mengatakan, operasi udara merupakan kegiatan rutin para penerbang tempur merupakan agenda Komando Operasi (Koops) AU I Halim Perdana Kusuma, Jakarta. "Selain untuk melatih ketrampilan juga untuk menguji tingkat kesiapsiagaan para pilot jika sewaktu-waktu ada ancaman dari udara datang," kata Rasyid.
Untuk mendukung kegiatan itu, seluruh kesatuan mulai dari Lanud Medan, Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh, Skadron Udara 12 Pekanbaru, Kosek Hanudnas III Medan dan Satrad-satrad dibawah jajaran Kosek hanudnas III Medan turut dilibatkan.
Seluruh pejabat juga ikut berperan dalam operasi, diantaranya Kadispers Letkol Adm A. Rusly Purba, Kasiopslat Mayor Tek Aris Subekti, Kadislog Mayor Kal Muksal Mina beserta jajaran Staf Operasi.
Sementara itu, Danskadron Udara 12 Letkol Pnb Prasetia Halim mengatakan, operasi udara dan latihan merupakan kegiatan yang terus dilakukan oleh para pilot secara rutin. Tidak hanya di dalam negeri, latihan juga dilakukan bersama-sama dengan pilot dari Angkatan Udara Thailand yakni Royal Thailand Air Forces (RTAF) di Thailand.
Latihan gabungan dengan AU asing itu, bertujuan untuk saling menukar keterampilan antar pilot tempur. Tidak hanya operasi udara, latihan juga kadang difokuskan pertempuran dan penghancuran di darat. (lin)
()