Lawan Covid-19, Pengamat: Pemerintah Tak Perlu Lockdown

Senin, 23 Maret 2020 - 23:33 WIB
Lawan Covid-19, Pengamat:...
Lawan Covid-19, Pengamat: Pemerintah Tak Perlu Lockdown
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia diminta tak perlu latah dengan negara lain terkait dengan penanganan virus Corona atau Covid-19. Indonesia tak perlu melakukan lockdown atau penguncian untuk meredam virus Corona.

Hal itu dikatakan oleh Pengamat Ekonomi Politik dan Diplomasi Luar Negeri Gerry Hukubun. Meski demikian, kata dia, Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus segera memberikan cara pencegahan penyebaran Covid-19. (Baca juga: RS Persahabatan Isolasi 24 Pasien Positif Corona, 12 Laki-laki dan 12 Wanita )"Saya khawatir jika pemerintah melakukan lockdown akan memambah rasa takut kepada masyarakat atas penyebaran Covid-19 tersebut. Pemerintah juga harus memperhatikan dampak lockdown bagi perekonomian Indonesia. Jika semua kantor, mal dan tempat wisata lain ditutup," katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/3/2020).
Selaku Anggota Dewan Kehormatan Hanura ini mengatakan, misalnya, para pedagang yang berjualan di sekolah-sekolah tidak bisa mencari nafkah. Kemudian jasa transportasi juga berpengaruh contoh ojek online. Pastinya tidak mendapat penumpang meski mereka mengalihkan jasa pengiriman barang. "Tapi kalau mal atau swalayannya tutup apa yang mau diorder?," katanya.

Selain itu, kata dia, perekonomian Indonesia akan makin terpuruk, nilai tukar rupiah merosot, harga bahan pokok akan mengalami kenaikan. Tak perlu ditutup, mungkin pemerintah bisa melakukan antisipasi di kantor-kantor atau tempat-tempat yang dianggap berpotensi penyebaran covid-19.

"Kan bisa dilakukan penyemprotan pencegahan atau sterilisasi di tiap kantor sebelum karyawan datang. Sehingga kantor tersebut sudah steril sebelum melakukan aktivitas," tuturnya. (Baca juga: 3 Dokter dan 1 Profesor Kesehatan Meninggal di RSUP Persahabatan )

Meski tak setuju dengan lockdown, dia mengimbau masyarakat tetap waspada dengan virus Corona itu. "Intinya, saya tidak setuju jika pemerintah Indonesia melakukan lockdown. Tak perlu takut yang berkebihan terhadap Covid-19, tapi waspada perlu," pungkasnya.
(mhd)
Berita Terkait
Mutasi Baru Virus Corona
Mutasi Baru Virus Corona
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
E484K, Varian Anyar...
E484K, Varian Anyar Virus Corona
Sulit Ekonomi karena...
Sulit Ekonomi karena Corona, Ayah Jual Ponsel Rusak untuk Beli Beras
PSBB di Beberapa Daerah,...
PSBB di Beberapa Daerah, Tak Gentarkan Warga Beraktivitas di Luar Rumah
Dampak Corona, Satu...
Dampak Corona, Satu Keluarga di Serang Banten Kelaparan
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
Jerman Khawatir Bom...
Jerman Khawatir Bom Nuklir AS Tak Bela NATO saat Perang Lawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved