Pasien Corona Bisa Sembuh, Ini Syaratnya

Rabu, 18 Maret 2020 - 12:42 WIB
Pasien Corona Bisa Sembuh,...
Pasien Corona Bisa Sembuh, Ini Syaratnya
A A A
JAKARTA - Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito memastikan bahwa orang yang terinfeksi virus corona bisa disembuhkan.

"Penyakit ini (coronavirus) limiting deasese atau bisa sembuh sendiri," ungkapnya Konferensi Pers 'Memahami Risiko Corona' di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (18/3/2020).

"Selama daya tahan tubuh manusia memadai untuk itu. Kalau kita melihat secara dunia bahwa masyarakat dunia itu relatif banyak yang sehat, maka dari itu ketahanan kesehatan masyarakat juga sebenarnya cukup tinggi," jelas Wiku dalam konferensi pers secara online tersebut.

Sehingga, kata Wiku, tidak selalu penularan virus corona mengakibatkan orang menjadi sakit akibat virus ini. "Dan kalau sekarang dengan self limiting deases daya tahan tubuhnya yang akan melawan. Kalau dalam istilah ilmiah virus ini disebut dan antigen atau musuh. Dan antigen ini kalau masuk kepada badan maka dia akan dilawan oleh tubuh manusia yang disebut antibodi."

"Apabila antibodi cukup banyak yang spesifik dengan virus ini yang muncul karena infeksi tersebut maka sebenarnya orang itu bisa sembuh. Maka sekarang kita perlu menjaga kesehatan individu yang tinggi,sehingga masyarakat bisa menghadapi virus ini," tambah Wiku.

Wiku mengatakan, virus ini rentan terhadap orang yang memiliki daya tahan tubuh rendah atau memiliki riwayat penyakit lainnya. "Ini yang bisa mengakibatkan perburukan keadaan. Jadi kalau kita pahami bahwa sebenarnya masyarakat secara umum itu sehat dan tidak banyak yang memiliki penyakit-penyakit lainnya, maka sebenarnya mau di dunia termasuk di Indonesia itu tidak terlalu berbahaya dan tidak perlu panik. Khusus untuk orang-orang yang memiliki penyakit-penyakit lainnya itu perhatian dan perlindungan. Jadi poin penting yang harus dipahami," tegasnya.

Selain itu, Wiku mengatakan gejala yang perlu dipahami yakni demam karena itu adalah reaksi tubuh untuk melawannya sebelum timbulnya antibodi. "Kemudian biasanya tinggi sampai 38 derajat, kemudian ada batuk kering dan sesak napas. Dan kalau kita sudah memiliki gejala seperti itu kita harus waspada bahwa itu kemungkinan kita terinfeksi virus corona."
(zik)
Berita Terkait
Waspada Mutasi N439K,...
Waspada Mutasi N439K, Varian Baru Virus Corona
Waspada Virus Corona...
Waspada Virus Corona Varian Baru
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Penyandang Disabilitas...
Penyandang Disabilitas Membuat Karya Batik Unik Covid-19
Sempat Dirawat Intensif,...
Sempat Dirawat Intensif, 2 Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia
Aksi Band Beranggotakan...
Aksi Band Beranggotakan Polisi, Sosialisasikan COVID-19 dengan Lagu
Berita Terkini
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Penunjukan Kepala BGN...
Penunjukan Kepala BGN Baru Dinilai Tepat untuk Membenahi MBG
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved