Dinilai Melanggar AD/ART, Musda DPD I Golkar Malut Potensi Konflik

Minggu, 15 Maret 2020 - 19:26 WIB
Dinilai Melanggar AD/ART,...
Dinilai Melanggar AD/ART, Musda DPD I Golkar Malut Potensi Konflik
A A A
JAKARTA - Untuk ketiga kalinya, pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Maluku Utara ditunda. Ketua DPD Halmahera Barat, Samad Moid menilai, penundaan itu dilakukan mengingat adanya potensi konflik sesama kader Partai Golkar di Maluku Utara.

(Baca juga: Pernyataan Amien Rais Soal PAN Reformasi Disambut Pendukungnya)

Dia melanjutkan, potensi konflik itu berangkat dari kebijakan yang dilakukan oleh Ketua DPD I Golkar Malut Alien Mus yang mencopot sejumlah fungsionaris Partai Golkar di lingkungan DPD I Golkar Malut karena disinyalir tidak memihak kepadanya pada Musda yang mendatang.

Samad berpendapat, pencopotan yang telah dilakukan Alien Mus menjelang Musda ke X tidak sesuai dengan Anggaran Dasar (AD) Anggaran Rumah Tangga (ART) Partai Golkar dan melanggar prinsip serta mekanisme partai yang dijalankan selama ini.

"Nah, kita minta keadilan dalam proses ini, karena orang yang sudah berjuang keras di partai, membangun partai, melaksanakan pemilu, dan termasuk memperoleh kursi kemudian dizalimi dengan proses yang tidak sesuai mekanisme partai, ini patut kita sayangkan," ujar Samad dalam keterangan tertulisnya, Minggu (15/3/2020).

Setidaknya terdapat 9 orang fungsionaris Partai Golkar yang dicopot dari jabatannya digantikan dengan pelaksana tugas (Plt). 9 orang itu adalah Sekretaris DPD I Malut, 3 Ketua DPD II (tingkat kabupaten), dan 5 orang sekretaris DPD II. Di antara 3 orang Ketua DPD II yang dicopot, salah satunya yaitu Samad sendiri.

Lebih lanjut dia berharap, sebelum Musda dilaksanakan, pihak DPP Partai Golkar mengambil kebijakan yang tak merugikan salah satu pihak terlebih dahulu khususnya mengenai pencopotan 9 orang yang sudah di gantikan Plt tersebut.

"Tentu kita berharap DPP Golkar mampu mengambil kebijakan yang fair dan adil terhadap proses penyelesaian 3 DPD dan 5 sekertaris itu. Itu yang kita harapkan sekali, karena DPD yang diberhentikan ini, justru yang tidak mendukung incumbent atau ketua DPD yang sekarang," kata Samad.

Samad mengakui dirinya tak mendukung Alien Mus untuk memimpin DPD I Golkar Malut kembali. Alasannya, Alien Mus gagal membangun Partai Golkar di Malut, khususnya pada Pemilu 2019 yang lalu.

"Justru posisi politik Golkar di Maluku Utara itu terdegradasi. Misalnya dari posisi Ketua DPRD Provinsi, hilang menjadi Wakil Ketua. Kemudian ada kurang lebih 7 Ketua DPRD tingkat Kabupaten/Kota, sekarang tinggal 3 Ketua DPRD. Itulah yang kita soal di sini," kata Samad.

Samad memberikan dukungannya kepada Edi Langkara. Namun, dukungan itu terancam sia-sia karena posisinya sebagai Ketua DPD II Golkar Halmahera Barat telah digantikan orang lain atas keputusan Lien Mus sebagai calon Ketua DPD I Golkar Malut incumbent. Demikian pula dukungan dari sejumlah fungsionaris lain yang telah digantikan Plt.

Samad berharap DPP Partai Golkar dapat mengembalikan posisi mereka, sehingga Musda dapat berjalan dengan baik serta sesuai dengan mekanisme partai.

"Jadi biarkanlah Edi langkara dan Alien Mus itu bersaing secara fair, tanpa harus ada yang dikorbankan atau diberhentikan, kalau kita mau membangun Partai Golkar. Sebab, jika tetap dilaksanakan Musda dengan kondisi seperti sekarang ini, potensi konfliknya itu besar. Tentu kita semua tidak menghendaki itu terjadi. Makanya kita jalankan sesuai mekanisme yang ada," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Partai Masyumi Resmi...
Partai Masyumi Resmi Kembali Dideklarasikan Dalam HUT ke-73
Bahlil Lahadalia Umumkan...
Bahlil Lahadalia Umumkan Pengurus DPP Partai Golkar 2024-2029
Suharso Monoarfa Terpilih...
Suharso Monoarfa Terpilih Jadi Ketua Umum PPP Secara Aklamasi
Jelang Tahun Politik,...
Jelang Tahun Politik, Golkar Diharapkan Siapkan Semua Instrumen
Jelang 2022, Pembina...
Jelang 2022, Pembina Golkar Beri Sejumlah Catatan untuk Internal Partai
Golkar Harus Pahami...
Golkar Harus Pahami Perilaku Pemilih jika Ingin Ulangi Kejayaan
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
10 Fakta Konflik AS...
10 Fakta Konflik AS - Venezuela: Perebutan Pengaruh dan Energi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved