Sikapi Polemik Yasonna, Jokowi Minta Menteri Hati-Hati Bikin Pernyataan

Jum'at, 24 Januari 2020 - 18:42 WIB
Sikapi Polemik Yasonna,...
Sikapi Polemik Yasonna, Jokowi Minta Menteri Hati-Hati Bikin Pernyataan
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau semua menteri untuk berhati-hati dalam memberikan pernyataan.

Hal ini diungkapkannya menyikapi polemik mengenai pernyataan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Yasonna Laoly mengenai keberadaan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Harun Masiku.

"Saya hanya ingin, saya hanya pesan, titip kepada semua menteri semua pejabat kalau membuat statement (pernyataan) itu hati-hati," katanya di Istana Negara, Jumat (24/1/2020). (Baca juga: Soal Harun Masiku, Desmond Lebih Percaya Dirjen Imigrasi ketimbang Menkumham )

Menurut dia, setiap pernyataan harus dicek kebenaran. Apalagi berkaitan dengan data.

"Terutama yang berkaitan dengan angka-angka. Terutama yang berkaitan dengan data, terutama yang berkaitan dengan informasi. Hati-hati. Hati-hati. Jangan sampai informasi dari bawah langsung diterima tanpa kroscek terlebih dulu," paparnya.

Dimintai tanggapan terkait pernyatan Yasonna yang simpang siur, Jokowi tak banyak berkomentar. Dia hanya kembali menegaskan agar jajarannya hati-hati.

"Saya tidak tahu. Tapi yang jelas untuk semuanya harus hati-hati dalam membuat pernyataan. Apalagi yang berkaitan dengan hukum, hati-hati," tutur mantan Wali Kota Solo itu.

Sebelumnya, Menkumham Yasonna H Laoly memberikan pernyataan Harun Masiku yang sudah berstatus tersangka kasus dugaan suap kepada Komisioner KPU Wahyu Setiawan berada di luar negeri.

Namun, Dirjen Imigrasi Ronny Sompie menyebut Harun tiba kembali di Indonesia pada Selasa 7 Januari 2020 dari Singapura.
(dam)
Berita Terkait
Baru OTT 2 Kali Sepanjang...
Baru OTT 2 Kali Sepanjang Semester I Tahun 2025, KPK Minta Maaf
Breaking News: OTT Lagi,...
Breaking News: OTT Lagi, KPK Tangkap Pejabat Pengadilan di Surabaya
KPK Lakukan Tangkap...
KPK Lakukan Tangkap Tangan di Jakarta dan Semarang
KPK OTT Pejabat Daerah...
KPK OTT Pejabat Daerah di Kuansing Riau
Selama KPK Berdiri Sudah...
Selama KPK Berdiri Sudah 141 OTT Digelar dan 100% Terbukti di Persidangan
BREAKING NEWS: KPK OTT...
BREAKING NEWS: KPK OTT Pejabat Negara di Yogyakarta dan Jakarta
Berita Terkini
Robikin Emhas: Marwah...
Robikin Emhas: Marwah NU Tercabik-cabik Hanya karena Konflik Elite PBNU
Polemik Londo Ireng,...
Polemik Londo Ireng, IJTI Minta Presiden Hindari Diksi yang Bisa Beri Label Negatif bagi Profesi Jurnalis
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved