Di Hadapan Mahfud MD, Ketua KPK Janji Kerja Keras Perangi Korupsi
Selasa, 07 Januari 2020 - 16:29 WIB
Di Hadapan Mahfud MD, Ketua KPK Janji Kerja Keras Perangi Korupsi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menerima kunjungan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Mahfud menyebut, kunjungan KPK yang dipimpin Ketua KPK Firli Bahuri untuk bersilaturahmi sekaligus membahas masalah pemberantasan korupsi.
"Saya mencatat dua kalimat yang sangat puitis tadi dari KPK, yaitu kami akan bekerja keras berperang melawan korupsi, kami akan berbuat yang terbaik meskipun mungkin tidak ada orang yang menganggap kami baik," ucap Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (7/1/2020). (Baca juga: Kasus Natuna, Demokrat Pamer Keberhasilan SBY soal Ambalat )
Mahfud menegaskan, Firli dan kawan-kawan mengaku tidak perduli dianggap kurang baik. Yang jelas, mereka akan bekerja keras.
Kemudian, lanjut Mahfud, KPK dan Kemenko Polhukam merasa memiliki persentuhan tugas dalam mengawal tujuan negara, yakni untuk menyelamatkan uang negara.
"Oleh sebab itu siapa pun yang main-main dengan proyek APBN keuangan negara secara dan korupsi akan diperangi secara sungguh-sungguh siapa pun akan disikat habis," tuturnya.
Menurut Mahfud, baik pemerintah maupun KPK sama-sama sepakat untuk memperkuat pemberantasan korupsi.
"Tetapi juga kita akan imbangi di sini Kejaksaan Agung dan kepolisian Yang berada di lingkup Kemenko polhukam, termasuk Saber Pungli, itu juga akan diperkuat," tandasnya. (Rakhmat)
Mahfud menyebut, kunjungan KPK yang dipimpin Ketua KPK Firli Bahuri untuk bersilaturahmi sekaligus membahas masalah pemberantasan korupsi.
"Saya mencatat dua kalimat yang sangat puitis tadi dari KPK, yaitu kami akan bekerja keras berperang melawan korupsi, kami akan berbuat yang terbaik meskipun mungkin tidak ada orang yang menganggap kami baik," ucap Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (7/1/2020). (Baca juga: Kasus Natuna, Demokrat Pamer Keberhasilan SBY soal Ambalat )
Mahfud menegaskan, Firli dan kawan-kawan mengaku tidak perduli dianggap kurang baik. Yang jelas, mereka akan bekerja keras.
Kemudian, lanjut Mahfud, KPK dan Kemenko Polhukam merasa memiliki persentuhan tugas dalam mengawal tujuan negara, yakni untuk menyelamatkan uang negara.
"Oleh sebab itu siapa pun yang main-main dengan proyek APBN keuangan negara secara dan korupsi akan diperangi secara sungguh-sungguh siapa pun akan disikat habis," tuturnya.
Menurut Mahfud, baik pemerintah maupun KPK sama-sama sepakat untuk memperkuat pemberantasan korupsi.
"Tetapi juga kita akan imbangi di sini Kejaksaan Agung dan kepolisian Yang berada di lingkup Kemenko polhukam, termasuk Saber Pungli, itu juga akan diperkuat," tandasnya. (Rakhmat)
(dam)