Kekerasan terhadap Jurnalis Masih Banyak Terjadi Sepanjang 2019

Selasa, 31 Desember 2019 - 17:22 WIB
Kekerasan terhadap Jurnalis...
Kekerasan terhadap Jurnalis Masih Banyak Terjadi Sepanjang 2019
A A A
JAKARTA - Aliansi Jurnalis Independen (AJI) menyatakan kasus kekerasan terhadap jurnalis masih banyak terjadi pada tahun ini. Sepanjang tahun 2019 terdapat 53 kasus kekerasan terhadap jurnalis.

"Berdasarkan pendataan yang dilakukan Bidang Advokasi AJI Indonesia, tahun 2019 ini (setidaknya sampai 23 Desember 2019), terdapat 53 kasus kekerasan terhadap Jurnalis," tulis catatan akhir tahun AJI 2019 yang dipublikasikan melalui situsnya, aji.or.id

AJI memaparkan dibandingkan tahun sebelumnya, kekerasan terhadap jurnalis menurun. Tahun 2018 setidaknya ada 64 kasus kekerasan. Namun jika merujuk pada rata-rata kasus kekerasan dalam 10 tahun ini, jumlah ini masih di atas rata-rata.

Kendati lebih rendah dibandingkan dengan jumlah kasus pada tiga tahun belakangan ini, namun itu masih di atas jumlah kasus pada tahun 2013, 2014, dan 2015. (Baca juga: IJTI Kecam Kekerasan terhadap Jurnalis saat Liputan Aksi 22 Mei )

AJI mengungkapkan kasus kekerasan masih didominasi oleh kekerasan fisik sebanyak 20 kasus. Setelah itu diikuti oleh perusakan alat atau data hasil liputan (14 kasus), ancaman kekerasan atau teror enam kasus, pemidanaan atau kriminalisasi lima kasus, pelarangan liputan empat kasus.

"Masih dominannya kasus dengan jenis kekerasan fisik ini sama dengan tahun sebelumnya. Tahun lalu jenis kekerasan fisik tercatat ada 12 kasus, tahun 2017 sebanyak 30 kasus," tulis AJI.

Menurut AJI, berulangnya kasus kekerasan ini termasuk kekerasan fisik karena minimnya penegakan hukum dalam penyelesaiannya.

Berdasarkan monitoring AJI, sebagian besar kasus-kasus kekerasan terhadap jurnalis sangat jarang berakhir di pengadilan dan pelakunya dihukum secara layak. Meski ada faktor keengganan dari jurnalis (karena kurangnya dukungan perusahaan), faktor terbesar adalah praktik impunitas yang terus berlangsung bagi pelakunya.

"Bagi AJI, fakta yang lebih merisaukan pada tahun 2019 ini adalah saat melihat statistik pelaku kekerasan terhadap jurnalis dan apa yang menjadi penyebabnya. Dari 53 kasus kekerasan ini, pelaku kekerasan terbanyak adalah polisi, dengan 30 kasus. Pelaku kekerasan terbanyak kedua adalah warga (tujuh kasus), organisasi massa atau organisasi kemasyarakatan (enam kasus), orang tak dikenal (lima kasus)," tulis AJI.

Dari total jumlah kasus tersebut, penyumbang terbanyak adalah kasus kekerasan terhadap jurnalis yang terjadi dalam dua peristiwa. Pertama, demonstrasi di depan kantor Badan Pengawas Pemilu 20-21 Mei 2019 dan demonstrasi mahasiswa 23-30 September 2019 lalu.
(dam)
Berita Terkait
Sepanjang 2020, Kekerasan...
Sepanjang 2020, Kekerasan Dialami Jurnalis dalam Bertugas
Kekerasan Terhadap Jurnalis...
Kekerasan Terhadap Jurnalis Tinggi, Polri-Dewan Pers Perkuat Sosialisasi Kebebasan Pers
Inilah Kekerasan yang...
Inilah Kekerasan yang Dialami Jurnalis Sepanjang 2020
Dewan Pers Kecam Kekerasan...
Dewan Pers Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis di Maluku dan Bengkulu
Laporan UNESCO: Indonesia...
Laporan UNESCO: Indonesia Nihil Kasus Pembunuhan Jurnalis
Mahfud MD Tegaskan Kebebasan...
Mahfud MD Tegaskan Kebebasan Pers Tidak Boleh Diganggu
Berita Terkini
KPK Tangkap Bupati Sukoharjo...
KPK Tangkap Bupati Sukoharjo Etik Suryani
15 Perwira Dimutasi...
15 Perwira Dimutasi Kapolri Jadi Dirlantas pada Juni 2026, Ini Namanya
Kabar Duka, Anggota...
Kabar Duka, Anggota DPR Rachmat Gobel Meninggal Dunia
Viral Surat Edaran Peningkatan...
Viral Surat Edaran Peningkatan Kewaspadaan, Ini Penjelasan Kejagung
Dilaporkan Roy Suryo...
Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi, Lechumanan: Saya Kepengin Cepat Diperiksa
Prabowo Kembali Ingatkan...
Prabowo Kembali Ingatkan untuk Hentikan Korupsi, Penyelundupan, Narkoba, hingga Judi
Infografis
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved