Cerita Haru Aktivis Kemanusiaan Naik Abang Gojek Penyandang Disabilitas

Rabu, 04 Desember 2019 - 15:06 WIB
Cerita Haru Aktivis...
Cerita Haru Aktivis Kemanusiaan Naik Abang Gojek Penyandang Disabilitas
A A A
JAKARTA - Aktivis yang bergerak di isu kemanusiaan, Hening Parlan berbagi cerita haru. Teknologi Gojek membantu mewujudkan cita-cita bahwa mencari nafkah yang baik adalah hak semua orang termasuk penyandang disabilitas.

Hening yang aktif di Muhammadiyah Disaster Management Centre (MDMS) itu bercerita tentang perjalanannya naik ojol Gojek dari Kawasan Manggala Wanabakti (Senayan) ke Cikini, Jakarta Pusat, Senin 2 Desember 2019) sore. Dibagikan melalui akun Facebook pribadinya.

”Kutuliskan agar jemput di depan Bank Mandiri. Dan jawabnya: ‘siap.’ Tak lama, ada balasan; ‘saya sudah di depan Bank Mandiri,” ujar Hening mengawali ceritanya.

Sesampainya di titik penjemputan dimaksud, Hening menyapa namun jawaban sang mitra Gojek yang tertulis bernama Azis Setiana itu kurang jelas. ”Dia mengarahkan tangannya agar saya duduk. Setelah saya duduk ia menoleh ke saya dan bicara dengan bahasa isyarat yang saya tangkap bahwa ia bilang ia tidak bisa mendengar dan bicara,” terusnya.

Hening tersenyum kemudian mengangkat jempol sambil mengangguk. ”Kami pun jalan ke arah Cikini. Dan tahu nggak sih, sepanjang jalan itu saya mewek (menangis) karena terharu,” akunya ketika dikonfirmasi terkait postingannya tersebut.

Terlebih Hening menyadari bahwa perjalanannya bersama Azis itu sehari jelang Hari Disabilitas Internasional pada 3 Desember. ”Kebetulan saya memang bergerak di isu-isu kemanusiaan jadi saya perhatikan soal-soal seperti itu,” ucapnya.

Sekuat tenaga Hening menahan agar tangisnya tidak pecah. Tidak semakin menjadi-jadi. Meskipun pikirannya tidak bisa dialihkan dari terus membayangkan betapa hebat Azis dengan keterbatasannya mencari nafkah sebagai mitra ojol Gojek.

”Salut buat Gojek yang mau menerima pengemudi yang berkebutuhan khusus. Jadi kita harus apresiasi Gojek,” tegas Hening yang juga aktif di PP Aisyiyah.

Sebab, menurutnya, mencari nafkah merupakan hak semua orang. Siapapun boleh dan berhak mencari rejeki yang halal. ”Teman-teman yang berkebutuhan khusus tidak ada bedanya dengan yang lain. Justru harus diapresiasi,” kata perempuan yang juga bekerja di Paladium itu.

Maka, Hening meminta semua pihak untuk saling berempati. Dalam konteks konsumen dengan mitra Gojek, menurutnya, hal tersebut bisa direalisasikan dengan saling pengertian.

”Jangan membatalkan sepihak, marah-marah karena telat, pesanan makanan dibatalkan tanpa sebab, dan sebagainya. Karena kita tidak tahu kondisi mereka bagaimana,” sarannya.

Kepada mitra Gojek penyandang disabilitas seperti Azis, Hening juga berpesan supaya tidak patah semangat. Teknologi membantu memudahkan pekerjaan di tengah keterbatasan atau kendala yang harus dihadapi.

”Kita semua manusia punya takdir yang tidak sama. Harus melihat ke depan dengan positif. Apalagi yang beruntung diberikan kesehatan dan kelebihan lainnya ya. Harus lebih bersyukur,” ungkapnya.

Di akhir perjalanan, setibanya di tujuan, Hening memberikan apresiasi tinggi kepada Azis. Salah satunya terwujudkan dengan foto (selfi) bersama. ”Kujabat erat, kamu hebat....semangaat yaaa ...kamu hebaat. Aku bangga dengannya dan terharu.”
(kri)
Berita Terkait
Wujud Kepedulian Pertamina...
Wujud Kepedulian Pertamina pada Anak Yatim Piatu
Asabri Salurkan Bantuan...
Asabri Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera
Optik Tunggal Perluas...
Optik Tunggal Perluas Jangkauan CSR ke Daerah Terpencil
Pertamina EP Tuntaskan...
Pertamina EP Tuntaskan 354 Program Sosial hingga September 2025
Inisiatif WINGS for...
Inisiatif WINGS for UNICEF untuk Wujudkan Sekolah Sehat dan Ramah Lingkungan di Indonesia
Gandeng Baznas, BKI...
Gandeng Baznas, BKI Jalankan Program Sosial di Sekitar Wilayah Operasi
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Tak...
Febrie Adriansyah Tak Pakai Rompi Tahanan, Eks Penyidik KPK: Persepsi Publik Ada Keistimewaan Tidak Bisa Dicegah
Apresiasi Pelaksanaan...
Apresiasi Pelaksanaan PTT BSPS di Bandung, Mendagri: Tender Rakyat Perkuat Transparansi
Mantan Ketua MK Sebut...
Mantan Ketua MK Sebut Kondisi Indonesia Suram: Hukum Sangat Tajam ke Bawah, tapi Tumpul ke Atas
Dugaan Keterkaitan Eks...
Dugaan Keterkaitan Eks Jampidsus dengan Sejumlah Kasus Korupsi Disorot
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Putuskan Ajukan Praperadilan
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Infografis
Jadwal MotoGP Mandalika...
Jadwal MotoGP Mandalika 2025, Mampukah Marc Marquez Naik Podium?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved