SBY: Saya Harus Pulihkan Hati dan Bangun Kembali Harapan
Senin, 02 Desember 2019 - 08:48 WIB
SBY: Saya Harus Pulihkan Hati dan Bangun Kembali Harapan
A
A
A
JAKARTA - Enam bulan sudah Ani Yudhoyono berpulang. Kepergiannya telah menorehkan rasa kehilangan di sanubari keluarga besar Yudhoyono, juga seluruh bangsa Indonesia.
Untuk menjaga kenangan tentang sosok Ani Yudhoyono , Presiden keenan Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sang suami, mengaktifkan kembali Instagram almarhumah dengan nama Ani Yudhoyono In Memoriam dalam acara bertajuk Mengenang Setengah Tahun Berpulangnya Almarhumah Ani Yudhoyono yang digelar di Gunung Geulis, Bogor Jawa Barat, Minggu 1 Desember 2019.
Ani Yudhoyono In Memoriam ini akan menghadirkan kembali semangat juang dan cinta kasih seorang Ani Yudhoyono dalam menunaikan darma bhaktinya sebagai seorang perempuan, seorang putri prajurit, seorang istri, ibu dan nenek, serta Ibu Negara.
Ani Yudhoyono In Memoriam juga untuk "mengobati" kerinduan publik terhadap sosok Ani Yudhoyono sekaligus menginspirasi bangsa untuk terus berjuang menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik lagi.
Selain itu, SBY juga mempersembahkan tembang lawas berjudul Seruling di Lembah Sunyi sebagai postingan perdana bagi Ani Yudhoyono In Memoriam. SBY menyanyikan langsung tembang yang diciptakan oleh V Nanda Leimena dan aransemen musik oleh Tohpati.
Melalui bait dan lirik Seruling di Lembah Sunyi, SBY mengungkapkan keindahan perasaan cintanya, rasa kehilangan, sekaligus jutaan terima kasih atas kebersamaan dan cinta kasih Ani Yudhoyono pada dirinya. Lagu ini sekaligus merupakan ungkapan rasa syukur SBY ke hadirat Allah SWT yang telah menganugerahi dirinya dengan menghadirkan Ani Yudhoyono, sosok perempuan luar biasa yang telah menyempurnakan hidup SBY.
“Saya harus memulihkan hati saya, membangun kembali harapan saya. I have to reinventing my new life,” kata SBY penuh keharuan di hadapan sekitar 250 hadirin dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Minggu 1 Desember 2019. (Baca juga: SBY Pasca Ani Yudhoyono Wafat: Tulis Memoar hingga Hindari Aktivitas Politik )
Sebagaimana dikutip dari Staf Pribadi SBY, Ossy Dermawan, sepanjang 43 tahun sudah, SBY dan Ibu Ani Yudhoyono bersatu dalam suka dan duka, pasang dan surut. Terkadang perjalanan hidup mereka serasa berat. Tetapi, kekuatan hati dan kasih telah membuat mereka tetap bertahan, dan dapat terus melangkah.
Bersama cinta kasih Ani Yudhoyono yang sudah tenang di sisi Allah, SBY akan terus melangkah. SBY akan terus mengabdikan dirinya bagi bangsa dan negara, sekaligus melanjutkan cita-cita dan impian Ibu Ani Yudhoyono yang belum tercapai.
“Saya yakin Ibu Ani di dunianya yang baru, ingin saya melanjutkan hidup saya, ibadah saya, dan bakti saya kepada bangsa dan negara,” kata Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu.
“Semoga alunan Seruling Senja dari lembah sunyi ini terdengar sampai ke surga,” harapnya
Untuk menjaga kenangan tentang sosok Ani Yudhoyono , Presiden keenan Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), sang suami, mengaktifkan kembali Instagram almarhumah dengan nama Ani Yudhoyono In Memoriam dalam acara bertajuk Mengenang Setengah Tahun Berpulangnya Almarhumah Ani Yudhoyono yang digelar di Gunung Geulis, Bogor Jawa Barat, Minggu 1 Desember 2019.
Ani Yudhoyono In Memoriam ini akan menghadirkan kembali semangat juang dan cinta kasih seorang Ani Yudhoyono dalam menunaikan darma bhaktinya sebagai seorang perempuan, seorang putri prajurit, seorang istri, ibu dan nenek, serta Ibu Negara.
Ani Yudhoyono In Memoriam juga untuk "mengobati" kerinduan publik terhadap sosok Ani Yudhoyono sekaligus menginspirasi bangsa untuk terus berjuang menjadi pribadi-pribadi yang lebih baik lagi.
Selain itu, SBY juga mempersembahkan tembang lawas berjudul Seruling di Lembah Sunyi sebagai postingan perdana bagi Ani Yudhoyono In Memoriam. SBY menyanyikan langsung tembang yang diciptakan oleh V Nanda Leimena dan aransemen musik oleh Tohpati.
Melalui bait dan lirik Seruling di Lembah Sunyi, SBY mengungkapkan keindahan perasaan cintanya, rasa kehilangan, sekaligus jutaan terima kasih atas kebersamaan dan cinta kasih Ani Yudhoyono pada dirinya. Lagu ini sekaligus merupakan ungkapan rasa syukur SBY ke hadirat Allah SWT yang telah menganugerahi dirinya dengan menghadirkan Ani Yudhoyono, sosok perempuan luar biasa yang telah menyempurnakan hidup SBY.
“Saya harus memulihkan hati saya, membangun kembali harapan saya. I have to reinventing my new life,” kata SBY penuh keharuan di hadapan sekitar 250 hadirin dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Minggu 1 Desember 2019. (Baca juga: SBY Pasca Ani Yudhoyono Wafat: Tulis Memoar hingga Hindari Aktivitas Politik )
Sebagaimana dikutip dari Staf Pribadi SBY, Ossy Dermawan, sepanjang 43 tahun sudah, SBY dan Ibu Ani Yudhoyono bersatu dalam suka dan duka, pasang dan surut. Terkadang perjalanan hidup mereka serasa berat. Tetapi, kekuatan hati dan kasih telah membuat mereka tetap bertahan, dan dapat terus melangkah.
Bersama cinta kasih Ani Yudhoyono yang sudah tenang di sisi Allah, SBY akan terus melangkah. SBY akan terus mengabdikan dirinya bagi bangsa dan negara, sekaligus melanjutkan cita-cita dan impian Ibu Ani Yudhoyono yang belum tercapai.
“Saya yakin Ibu Ani di dunianya yang baru, ingin saya melanjutkan hidup saya, ibadah saya, dan bakti saya kepada bangsa dan negara,” kata Ketua Umum DPP Partai Demokrat itu.
“Semoga alunan Seruling Senja dari lembah sunyi ini terdengar sampai ke surga,” harapnya
(dam)