Wamenhan, Anies, Ganjar Hadiri Maulid Nabi Bersama Habib M Luthfy Ali bin Yahya

Minggu, 01 Desember 2019 - 19:40 WIB
Wamenhan, Anies, Ganjar...
Wamenhan, Anies, Ganjar Hadiri Maulid Nabi Bersama Habib M Luthfy Ali bin Yahya
A A A
PEKALONGAN - Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Sakti Wahyu Trenggono menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Habib M. Luthfy Ali bin Yahya di Gedung "Kanzus Sholawat" , Pekalongan, Minggu (1/12).

Acara tersebut juga dihadiri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Wakil Ketua MPR RI Fadel Muhammad, Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman dan Panglima Kodam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mochamad Effendi.

Ketika ditemui wartawan di lokasi, Wamenhan mengajak umat untuk mengenal lebih dekat sosok keteladanan, kedisiplinan, perjuangan, semangat pantang menyerah serta kepribadian yang sempurna pada diri Nabi Muhammad SAW.

Tema peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini, adalah “Dengan Hikmah Maulid Nabi, Merah Putih Tidak Melupakan Sejarah – Kadar Bobot Iman Seseorang Tergantung Cintanya Kepada Rasulnya, Kadar Bobot Cinta Tanah Air Tergantung Kepada Cinta Kepada Bangsanya”.

Tema ini mengandung makna bahwa Makna Maulid Nabi yang dalam dunia kita terus diperingati setiap tanggal kelahiran beliau (setiap tanggal 12 Rabiul Awwal) bukan lagi sebuah kesemarakan seremonial belaka, tapi sebuah momen spiritual untuk menegaskan beliau sebagai figur tunggal yang mengisi pikiran, hati dan pandangan hidup.

"Selain sebagai ekspresi rasa syukur atas kelahiran Rasulullah SAW, substansi dari peringatan Maulid Nabi adalah mengukuhkan komitmen loyalistas pada beliau," katanya.

Wamenhan mengingatkan, Maulid Nabi adalah bagian dari cinta terhadap bangsa dan negara atau hubbul wathan. Kecintaan seseorang terhadap tanah air merupakan tanda keimanan seseorang terhadap Tuhan dan Nabinya. Karena itulah, masyarakat diajarkan tidak meninggalkan sejarah.

"NKRI bukan politik. Tapi jati diri kita, NKRI harga mati. Harga diri kita, kehormatan kita. Kadar bobot iman seseorang, tergantung kecintaannya kepada Nabi Muhammad SAW. Kadar bobot cinta tanah air tergantung kepada cinta kepada bangsanya sehingga kecintaan seseorang terhadap tanah air merupakan tanda keimanan seseorang terhadap Tuhan dan Nabinya," pungkasnya.
(pur)
Berita Terkait
Kemeriahan Perayaan...
Kemeriahan Perayaan Maulid Nabi Muhammad di Kampung Sukalila Banten
Merawat Kebhinekaan...
Merawat Kebhinekaan di Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Ratusan Perahu Pinisi...
Ratusan Perahu Pinisi Mini Meriahkan Maulid Nabi di Maros
Kirab Peringatan Maulid...
Kirab Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Tangerang
Peringatan Maulid Nabi...
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SD Pertiwi Makassar
Peringatan Maulid Nabi...
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1444 H di Gedung Sindo
Berita Terkini
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Infografis
Hasil Survei: Elektabilitas...
Hasil Survei: Elektabilitas Ganjar Kalahkan Prabowo dan Anies
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved