BNPT Sebut Ada 8 Provinsi Jaringan Terorisme Besar di Indonesia

Jum'at, 22 November 2019 - 07:37 WIB
BNPT Sebut Ada 8 Provinsi...
BNPT Sebut Ada 8 Provinsi Jaringan Terorisme Besar di Indonesia
A A A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyatakan bahwa jaringan terorisme berskala besar di Indonesia terdapat di delapan provinsi yang tersebar dari wilayah barat hingga timur Indonesia.

Direktur Penindakan BNPT, Hamli memaparkan bahwa jaringan terorisme berskala besar itu terdapat di Aceh, Sumatera Utara, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Tenggara.

“Itu yang sudah jadi,” ujar Hamli dalam rapat dengar pendapat (RDP) BNPT dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (21/11/2019).

Hamli menjelaskan, bahwa jaringan terorisme besar di delapan provinsi itu berafiliasi dengan tiga kelompok terorisme besar yakni Jamaah Ansharut Daulah (JAD), Jamaah Ansharut Khiflafah (JAK), serta Jamaah Islamiyah (JI).

Namun, lanjut Hamli, pihaknya sudah memetakan sejumlah sosok dari jaringan-jaringan tersebut. Namun, sosok di jaringan tersebut belum terdeteksi karena masih berada di dalam kelompoknya.

“Kalau sudah jaringan ini yang sudah kita petakan dan itu tinggal mereka menunggu apakah mereka mau melakukan atau tidak, tetapi sudah sudah masuk jaringan JAD, JAK, atau JI. (Orang-orangnya) Ada yang sudah teridentifikasi ada yang masih dalam kelompoknya, kalau yang sudah jadi teroris ini,” ucap Hamli.

Sementara itu, Kepala BNPT Suhardi Alius menyampaikan bahwa terdapat 10 provinsi yang rawan menjadi target aksi terorisme di Indoensia, yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, NTB, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan.

“BNPT juga melakukan pemetaan wilayah rawan serangan aksi teror yaitu ibu kota negara, kantor pemerintahan terutama kantor polisi, obyek vital, obyek pariwisata, dan lain-lain,” kata Suhardi di kesempatan sama.
(kri)
Berita Terkait
Cegah Terorisme, BNPT...
Cegah Terorisme, BNPT Inisiasi Pembentukan Sekber dengan 5 Kementerian Lembaga
Kepala BNPT: Penyebar...
Kepala BNPT: Penyebar Radikalisme Lakukan Perekrutan Secara Gamblang di Medsos
Gerakan Moderasi Pendidikan...
Gerakan Moderasi Pendidikan Dapat Cegah Radikalisme dan Terorisme
Upaya BNPT Bentengi...
Upaya BNPT Bentengi Para Guru Sekolah dari Radikalisme Diapresiasi
Kepala BNPT Sebut Anak...
Kepala BNPT Sebut Anak Muda Rentan Terpengaruh Paham Radikalisme-Terorisme
Tanggulangi Radikalisme...
Tanggulangi Radikalisme dan Terorisme, BNPT Resmikan WARUNG NKRI di Surabaya
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved