Dukungan Jokowi ke Airlangga Tak Diambil Pusing Timses Bamsoet
Kamis, 07 November 2019 - 16:11 WIB
Dukungan Jokowi ke Airlangga Tak Diambil Pusing Timses Bamsoet
A
A
A
JAKARTA - Pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang bernada mendukung Airlangga Hartarto kembali memimpin Partai Golkar tidak diambil pusing oleh tim sukses (Timses) Bambang Soesatyo (Bamsoet). Timses Bamsoet menilai pernyataan Presiden Jokowi di acara HUT ke-55 Partai Golkar itu merupakan hal biasa.
"Di internal Golkar kami anggap itu biasa. Di internal Golkar, rule Golkar yang berlaku," ujar Ketua Timses Bamsoet, Ahmadi Noor Supit dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).
Supit pun tak masalah jika pernyataan Presiden Jokowi itu dianggap sebagai bentuk dukungan kepada Airlangga Hartarto. Adapun pernyataan Presiden Jokowi dimaksud yang meyakini bahwa Partai Golkar bakal terus melejit karena ketua umumnya top.
Supit menekankan, pernyataan Presiden Jokowi itu secara struktural politik tidak dapat mengintervensi internal Partai Golkar. Dia pun yakin, pernyataan Presiden Jokowi itu bukan bermaksud untuk mengintervensi partai berlambang pohon beringin itu.
"Yang pasti adalah secara struktur politik, itu tidak bisa mengintervensi partai, karena (presiden) bukan anggota Partai Golkar. Kami yakin presiden tidak bermaksud ingin mengintervensi, apalagi sekaliber Golkar," pungkasnya.
"Di internal Golkar kami anggap itu biasa. Di internal Golkar, rule Golkar yang berlaku," ujar Ketua Timses Bamsoet, Ahmadi Noor Supit dalam jumpa pers di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (7/11/2019).
Supit pun tak masalah jika pernyataan Presiden Jokowi itu dianggap sebagai bentuk dukungan kepada Airlangga Hartarto. Adapun pernyataan Presiden Jokowi dimaksud yang meyakini bahwa Partai Golkar bakal terus melejit karena ketua umumnya top.
Supit menekankan, pernyataan Presiden Jokowi itu secara struktural politik tidak dapat mengintervensi internal Partai Golkar. Dia pun yakin, pernyataan Presiden Jokowi itu bukan bermaksud untuk mengintervensi partai berlambang pohon beringin itu.
"Yang pasti adalah secara struktur politik, itu tidak bisa mengintervensi partai, karena (presiden) bukan anggota Partai Golkar. Kami yakin presiden tidak bermaksud ingin mengintervensi, apalagi sekaliber Golkar," pungkasnya.
(kri)