Muncul Nama Ridwan dan Indra Bambang dalam Bursa Caketum Golkar

Kamis, 07 November 2019 - 09:32 WIB
Muncul Nama Ridwan dan...
Muncul Nama Ridwan dan Indra Bambang dalam Bursa Caketum Golkar
A A A
JAKARTA - Bursa calon ketua umum (caketum) Partai Golkar selama ini yang santer berkembang adalah calon petahana Airlangga Hartarto dan Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet). Kini, muncul dua nama lain yang juga berpotensi maju dalam Musyawarah Nasional (Munas) Golkar sebagai caketum.

Mereka adalah Ridwan Hisjam, anggota DPR RI dan juga Indra Bambang Utoyo. Hal ini dibenarkan Sekjen Partai Golkar Lodewijk Freidrich Paulus. “Mereka sudah pernah menyampaikan ingin maju. Tapi kita tunggu saja nanti, apakah mereka akan ikut mendaftar,” katanya.

Sementara itu, Ridwan Hisjam mengatakan, jika dirinya mendapat kepercayaan dari pengurus Golkar seluruh Indonesia maka siap untuk memimpin partai beringin. Dia mengaku ada beberapa senior Golkar yang mendorong dia untuk maju. “Di antara calon-calon yang ada, saya termasuk yang paling senior. Airlangga dan Bamsoet di bawah saya,” ucap dia.

Ridwan mengaku mempunyai banyak pengalaman karena sudah lama berkesimpung di dalam Partai Golkar. ”Ketika saya Ketua DPD Golkar Jatim, mungkin mereka (Airlangga dan Bamsoet) masih aktif di organisasi profesi. Meskipun saya juga berangkat di organisasi profesi, Ketua Hipmi Jatim. Kemudian zaman Akbar Tanjung, saya diminta jadi Ketua DPD Golkar Jatim,” katanya. Ridwan mengaku telah berada di Senayan sejak era Orde Baru pada 1997. ”Jadi setiap perubahan saya ikuti,” tuturnya.

Sementara itu rapat pleno Partai Golkar yang digelar di kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Selasa 5 November 2019 malam menghasilkan sejumlah keputusan. Salah satu di antaranya adalah tidak adanya reposisi jabatan hanya karena persoalan perbedaan politik.

"Telah memutuskan tidak boleh lagi ada kebijakan reposisi jabatan Ketua DPD I dan DPD II oleh jabatan Plt (Pelaksana tugas ketua) yang dilatarbelakangi perbedaan sikap politik jelang pelaksanaan Munas Partai Golkar," kata Wakil Koordinator Bidang Kepartaian DPP Parti Golkar, Darul Siska kemarin.

Menurut dia, Plt ketua hanya bisa diberlakukan ketika berhalangan tetap, seperti meninggal dunia. Jangan hanya karena perbedaan sikap politik, lalu jabatan Ketua DPD langsung diambil alih Plt. "Keputusan rapat pleno tersebut diambil guna menegakkan disiplin organisasi agar berjalan sesuai mekanisme dan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga Partai Golkar," tutur Darul.

Dia mengatakan, kepemimpinan Plt jelas bukan aspirasi kader partai di bawah sebagai pemilik kedaulatan lewat mekanisme “bottom-up”, tapi dari “top-bottom” sehingga pasti dilatarbelakangi oleh faktor suka dan tidak suka pimpinan pusat partai.

Darul menambahkan, secara logika politik, tidak mungkin penempatan Plt di DPD-DPD partai tidak ada kaitannya dengan Munas Golkar pada Desember mendatang, karena mereka adalah pemilik suara dalam Munas. Dia menjelaskan, Rapat Pleno Golkar juga memustuskan jika ada hal strategis yang bersifat menyangkut keorganisasian diarahkan agar semua diselesaikan melalui mekanisme organisasi, melalui Koorbid Kepartaian.

"Terhadap para Ketua DPD yang mengalami pergantian oleh Plt, Rapat Pleno DPP mengarahkan agar yang bersangkutan membuat pengaduan ke koorbid kepartaian," kata Darul. Selain itu Rapat Pleno Partai Golkar juga menyepakati pelaksanaan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimas) akan dilaksanakan pada 14-15 November mendatang. Forum itu, juga menyepakati waktu munas pada 4-6 Desember di Jakarta.
(don)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Kejagung Ralat Pernyataan,...
Kejagung Ralat Pernyataan, Status Febrie Adriansyah Tetap Tersangka di 3 Sprindik Baru
Rismon: Jokowi Tak Ingin...
Rismon: Jokowi Tak Ingin Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, hanya Ingin Polemik Ijazah Tuntas
Dongkrak Ekonomi Perdesaan,...
Dongkrak Ekonomi Perdesaan, 10 Asosiasi Desa Dukung Kopdes Merah Putih
Wamenhaj Dorong Semangat...
Wamenhaj Dorong Semangat 'Travel Beyond Profit' di Mukernas III ASPHIRASI
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved