Japnas Dukung Gerakan Indonesia Dermawan Aksi Cepat Tanggap

Rabu, 25 September 2019 - 22:01 WIB
Japnas Dukung Gerakan...
Japnas Dukung Gerakan Indonesia Dermawan Aksi Cepat Tanggap
A A A
JAKARTA - Gerakan Indonesia Dermawan yang digalakkan Aksi Cepat Tanggap (ACT) menuai dukungan dari berbagai pihak. Dukungan itu di antaranya datang dari Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas).

Wakil Ketua Umum Japnas Iben Rifa menyatakan ajakan menjadi dermawan yang digalakkan ACT merupakan langkah yang tepat. “Jangan sampai melemah gerakan ini. Saya yakin gerakan ini akan seperti bola salju yang semakin lama semakin membesar. ACT harus menjaga momentum ini agar terus naik, jangan sampai melemah,” ungkap Iben.

Menurut Iben, kedermawanan menjadi hal yang akan terus ada seiring belum terselesaikannya permasalahan sosial. Kedermawanan, lanjut dia, merupakan naluri yang dimiliki setiap manusia. Sikap itu harus dikelola agar menjadi kebiasaan baik yang melekat. Dalam penerapan kewirausahaan, Japnas pun membuat wadah sosial bagi pengusaha melalui Jaringan Pengusaha Nasional Berbakti (Jabat).

“Jabat berdiri karena selama ini pengusaha nasional secara sporadis mengulurkan tangan. Kami melihat, ini enggak bisa begini terus,” papar Iben.

Jabat pun sudah beberapa kali beraksi dalam kejadian bencana. Di antaranya turun saat terjadi gempa Lombok. Saat Jabat membantu Lombok, mereka telah mengumpulkan donasi dan membeli tenda darurat seperti yang digunakan militer. Kerja sama Jabat dan ACT juga terjadi pada momen Idul Adha 2019 dan hingga kini terus berlanjut.
Japnas Dukung Gerakan Indonesia Dermawan Aksi Cepat Tanggap

Sejalan dengan semangat kedermawanan yang terus digalakkan, pengiriman ribuan bantuan pangan dan logistik dalam jumlah masif terus dilakukan ACT dan Masyarakat Relawan Indonesia (MRI). Dukungan yang hadir dari berbagai pihak tidak terlepas dari dampak bencana kabut asap saat ini. Kondisi bencana pun telah berdampak hingga ke perekonomian warga.

Direktur Komunikasi ACT Lukman Azis Kurniawan menyatakan asap bukan hanya menganggu kesehatan warga, tetapi juga melemahkan ekonomi masyarakat. "Kabut asap mengganggu aktivitas masyarakat dalam mencari nafkah. Alhasil, cukup banyak warga yang penghasilannya menurun dan berimbas pada sulitnya memenuhi kebutuhan pokok. Ini yang mau kita bantu, melalui pemenuhan kebutuhan pangan,” terangnya.

Di sejumlah daerah, ACT telah mengirimkan regu penyelamat untuk membantu pemadaman api, melakukan pemeriksaan kesehatan masyarakat terdampak asap, membagikan masker dan oksigen, serta distribusi bantuan pangan di wilayah terdampak asap. ACT juga mengirimkan air purifier di rumah-rumah yang berlokasi dekat dengan asap.

Hingga kini, ACT terus mengajak masyarakat luas ikut andil dalam kampanye #BantuMerekaBernapas sebagai turunan dan gerakan nasional #IndonesiaDermawan.

Kampanye ini menjadi bukti nyata bahwa tim medis, tim tanggap darurat, hingga posko bencana asap ACT terus melakukan pelayanan bagi warga terdampak bencana kabut asap di berbagai wilayah. Kampanye #BantuMerkaBernapas menjadi semangat dalam menghidupkan kembali kebersamaan dalam aksi-aksi kebaikan.
(shf)
Berita Terkait
ACT Ajak Masjid di Makassar...
ACT Ajak Masjid di Makassar Bagikan Sembako Gratis dengan Konsep Unik
Profil Ahyudin Pendiri...
Profil Ahyudin Pendiri ACT, Mengundurkan Diri Membentuk Global Moeslim Charity
Paket Pangan Dermawan...
Paket Pangan Dermawan Redam Kelaparan di Afghanistan
PPATK Temukan Dugaan...
PPATK Temukan Dugaan Penyimpangan Aliran Dana ACT, Ini Temuannya
Massa Forum Merah Putih...
Massa Forum Merah Putih Geruduk dan Segel Kantor ACT Jawa Timur
Rakyat Palestina Hadapi...
Rakyat Palestina Hadapi Krisis Kemanusiaan, ACT-Rabbani Galang Bantuan
Berita Terkini
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved