Mahasiswa Desak Mabes Polri Tangkap Provokator Kerusuhan di Papua

Selasa, 17 September 2019 - 14:39 WIB
Mahasiswa Desak Mabes...
Mahasiswa Desak Mabes Polri Tangkap Provokator Kerusuhan di Papua
A A A
JAKARTA - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Komite Mahasiswa Untuk Keadilan Indonesia (KMKI) mendatangi Mabes Polri dan Kedutan Besar Australia. Mereka menuntut agar Veronica Koman segera ditangkap.

Koordinator aksi, Agung mengatakan insiden penyerangan asrama mahasiswa Papua di Surabaya hingga berujung kerusuhan meluas sampai Papua dan Papua Barat. Hal ini tidak terlepas adanya dalang dan provokator di balik semua itu.

"Pelaku rasis dan provokator terhadap kasus penyerangan mahasiswa Papua di Surabaya harus di tindak tegas oleh aparat penegak hukum karena telah mencoba melakukan hasutan yang bertujuan agar timbulnya konflik SARA sehingga bangsa menjadi terpecah belah," Kata Agung dalam orasinya, Selasa (17/9/2019).

Jika pelaku rasis dan provokator tidak segera di tangkap maka dikhawatirkan akan terjadinya stigma yang negatif terhadap proses penegakan hukum di Indonesia.

"Kami akan terus mendorong dan mendukung Polri untuk segera menangkap dan mengadili pelaku rasis dan provokator Veronica Koman cs secepatnya. Veronica Koman diketahui orang yang memiliki andil besar dan otak di balik kerusuhan yang terjadi di asrama Papua yang berada di surabaya tersebut," Ujarnya.

Agung mengatakan pihaknya sangat menyayangkan atas tindakan rasis dan provokatif yang dilakukan Veronica Koman, karena sejatinya kata Agung, mahasiswa terus melakukan upaya untuk merawat kebhinekaan dan bukan malah sebaliknya di hancurkan oleh seorang provokator Veronica Koman.

"Demi persatuan dan kesatuan bangsa, kami meminta Mabes Polri segera menangkap Veronica Koman," Ujarnya.

Agung juga mengatakan pihaknya mendukung Kapolda Jawa Timur yang memproses pelaku rasis dan provokator kasus penyerangan asrama mahasiswa Papua di Surabaya.

"Kami juga meminta Pemerintah Australia jangan lindungi DPO kasus kerusuhan Surabaya Veronica Koman. Kami meminta Duta Besar Australia agar membuat pernyataan mendukung penegakan hukum oleh Polda Jatim terhadap Veronica Koman," tandasnya.
(cip)
Berita Terkait
Polri Ajak Mahasiswa...
Polri Ajak Mahasiswa dan Pemuda Bantu Selesaikan Masalah Papua
Bersihkan Asrama Mahasiswa,...
Bersihkan Asrama Mahasiswa, Pasukan TNI-Polri Temukan Sajam dan Dokumen Papua Merdeka
Wali Kota Serukan Jangan...
Wali Kota Serukan Jangan Ikut Demo, Jayapura Harus Aman
Keluar dari Situasi...
Keluar dari Situasi Konflik di Papua
Situasi Konflik di Tanah...
Situasi Konflik di Tanah Papua Belum Ada Tanda-tanda Berakhir
Ketua KNPB Wilayah Maybrat...
Ketua KNPB Wilayah Maybrat Papua Barat Dibekuk, Polisi: Lakukan Pembunuhan Keji 2 Warga
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved