Kesetiakawanan Sosial Modal Penting Mengatasi Tantangan Pembangunan

Kamis, 05 September 2019 - 11:37 WIB
Kesetiakawanan Sosial...
Kesetiakawanan Sosial Modal Penting Mengatasi Tantangan Pembangunan
A A A
LAMAKERA - Mewakili Menteri Sosial Agus Gumiwang Kartasasmita, Direktur Jenderal Pemberdayaan Sosial Pepen Nazaruddin hadir pada acara pertemuan antara pejabat Kementerian Sosial dengan tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, tokoh masyarakat dan pilar-pilar sosial di Lamakera, Flores Timur, Rabu (04/09/2019).

Dalam sambutannya mewakili Mensos Agus, Pepen menekankan pentingnya sinergitas dan menjalin kemitraan efektif antara semua potensi sumber kesejahteraan sosial masyarakat, termasuk pilar-pilar sosial.

Terkait kegiatan yang dilaksanakan, Pepen Nazaruddin menyatakan, bahwa maksud kegiatan adalah menyaksikan dan berkomunikasi langsung dengan masyarakat dan Pilar-Pilar Sosial di Flores Timur.

“Tujuannya untuk mendengar aspirasi masyarakat dalam upaya meningkatkan kehidupan masyarakat menuju Indonesia sejahtera serta menguatkan sinergi dari berbagai pihak, baik legislatif, pemerintah, pemerintah daerah, Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial, Dunia Usaha dan masyarakat dalam penyelengaraan kesejahteraan sosial,” jelas Pepen.

Selain itu, Lamakera dikenal memiliki kehidupan bermasyarakat yang harmonis dan toleran. Hal ini merupakan dampak positif budaya kesetiakawanan sosial yang tumbuh karena kuatnya inisiatif masyarakat, termasuk peran dari pilar-pilar sosial.

Dalam kunjungan tersebut, Kemensos turut memberikan bantuan sosial sebesar Rp110.000.000. Bantuan diberikan antara lain kepada 300 anak yatim sebesar Rp 30.000.000, 300 warga prasejahtera sebesar Rp30.000.000, dan bantuan usaha ekonomi produktif kepada Karang Tarang Wakobutu sebesar Rp50.000.000.

"Kami berharap bantuan sosial yang diberikan kepada masyarakat Lamakera bermanfaat bagi yang menerimanya," tambah Pepen.

Di kesempatan yang sama, Ketua Komisi VIII DPR RI Ali Taher menyatakan bahwa DPR bersama pemerintah sengaja melakukan intervensi program.

"Kabupaten Flores Timur menjadi sasaran karena daerah pantai. Daerah lain yang berbasis pertanian, perkebunan, nelayan, dan sebagainya, bansos akan disesuaikan dengan kondisi daerah, dan nantinya ada evaluasi," kata Ali.

Lebih lanjut, adanya pertemuan antara Kemensos dan tokoh-tokoh di Lamakera adalah bukti negara sudah hadir untuk menjalankan program kesejahteraan sosial.

Sejauh ini, pemerintah telah bekerja menjalankan tugas peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat sebagaimana diamanatkan UU No. 11 tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial dan UU Nomor 13 tahun 2011 tentang Penanganan Fakir Miskin.

“Hal ini juga dapat dilihat dari terus ditingkatkannya nilai bansos empat tahun terakhir dari Rp17 triliun menjadi Rp62 triliun saat ini. Negara hadir memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan indikasi turunnyaa angka kemiskinan,” kata Ali Taher.

Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon dan jajarannya, perwakilan pilar-pilar sosial dan yang terdiri dari PSKS (Pekerja Sosial Masyarakat/PSM, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan/TKSK, dan Karang Taruna, Orsos/LKS dan Dunia Usaha.
(atk)
Berita Terkait
Kinerja Kemensos Dinilai...
Kinerja Kemensos Dinilai Sudah Berada di Jalur yang Benar
Hari Pahlawan, Kemensos...
Hari Pahlawan, Kemensos Silaturahmi dan Beri Tunjangan Kehormatan
Peluncuran Program Pejuang...
Peluncuran Program Pejuang Muda Kemensos
Kemensos Dinilai Mampu...
Kemensos Dinilai Mampu Bekerja dengan Baik di Tengah Pandemi
Dikurung Selama 12 Tahun,...
Dikurung Selama 12 Tahun, Perempuan ODGJ di Indramayu Dapat Perhatian Kemensos
Gedung Kementerian Sosial...
Gedung Kementerian Sosial di Salemba Raya Terbakar
Berita Terkini
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
Infografis
Tanda Terjadinya Malam...
Tanda Terjadinya Malam Lailatul Qadar, Penting Diketahui agar Memaksimalkan Ibadah!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved