Ini Alasan Kenapa Hanya Indonesia yang Dapat Layanan Eyab di Madinah

Jum'at, 30 Agustus 2019 - 04:04 WIB
Ini Alasan Kenapa Hanya...
Ini Alasan Kenapa Hanya Indonesia yang Dapat Layanan Eyab di Madinah
A A A
MADINAH - Jamaah haji Indonesia cukup beruntung karena terpilih menjadi satu-satunya yang akan menikmati layanan Eyab di Bandara Prince Mohammad Bin Abdul Aziz Madinah, 4-14 September mendatang. Total sebanyak 13.553 jamaah haji dari 32 kelompok terbang (kloter) yang akan mendapatkan fasilitas ini.

Kenapa hanya Indonesia yang mendapatkan layanan Eyab di Bandara Madinah? Padahal jamaah haji dari dua negara lain, yakni Malaysia dan India, juga menikmati program ini di Bandara King Abdul Aziz Jeddah.

"Kami memilih Indonesia karena telah berhasil mengelola jamaah haji dengan baik, sehingga kami jadikan percontohan tahun ini," kata perwakilan dari Technology Control Company (TCC), perusahaan partner GACA eneral Authority of Civil Aviation) Arab Saudi, Ali Abdullah di Bandara Prince Mohammad Bin Abdul Aziz Madinah, Kamis (29/8/2019).

Menurutnya, program Eyab merupakan hasil kerja sama GACA dan TCC untuk memberikan pelayanan baru bagi jamaah haji. Ada tiga hal yang ditonjolkan dalam layanan Eyab.

Pertama, memperlihatkan kepada jamaah haji keramahan dan budaya asli Arab Saudi. Kedua, percepatan proses Imigrasi dengan aplikasi teknologi. Ketiga, mengangkut barang bagasi dari hotel ke bandara, sehingga jamaah haji tidak lagi membawa koper bagasi saat ke berangkat ke bandara, tapi hanya tas tentengan.

"Layanan inilah yang diberikan oleh Eyab. Tahun ini sebagai percontohan, kami berharap inovasi ini sukses dan memperluasnya untuk jamaah haji yang lebih besar," katanya.

Menurut Ali, persiapan program Eyab sangat singkat. Meski telah berdiskusi sejak 6 bulan lalu, tapi persiapan program ini baru mulai dikebut setelah Syawal. Dia sangat bersyukur, program Eyab sejauh ini berjalan lancar meski persiapannya mendadak. "Ini adalah salah satu bagian dari Visi 2030 Arab Saudi," pungkasnya.
(nag)
Berita Terkait
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Menanti Lampu Hijau...
Menanti Lampu Hijau Umrah untuk Jamaah Asal Indonesia
Ada 2 Pertanyaan Dibenak...
Ada 2 Pertanyaan Dibenak Publik Muncul Terkait Pembatalan Keberangkatan Haji 2020
Indonesia Masih Tunggu...
Indonesia Masih Tunggu Keputusan Saudi Soal Penyelenggaraan Haji
Belum Dapat Kepastian,...
Belum Dapat Kepastian, Kemenag Hentikan Persiapan Haji 2020 di Saudi
Pemerintah Batalkan...
Pemerintah Batalkan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2020
Berita Terkini
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Walhi Minta Pembahasan...
Walhi Minta Pembahasan Revisi UU HAM Ditunda
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
Prabowo Panggil Purbaya...
Prabowo Panggil Purbaya hingga Bahlil ke Kertanegara, Ini yang Dibahas
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved