Wiranto Bantah 6 Warga Papua Tewas Tertembak Saat Demo
Kamis, 29 Agustus 2019 - 15:41 WIB
Wiranto Bantah 6 Warga Papua Tewas Tertembak Saat Demo
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto membantah pemberitaan yang menyebutkan enam masyarakat Papua tewas tertembak saat demonstrasi di halaman Kantor Bupati Deiyai, Papua, kemarin. Wiranto membeberkan pemberitaan itu hingga ke luar negeri.
"Kemarin ada berita bahwa dalam kerusuhan Deiyai itu ada enam masyarakat tertembak. Sampai di luar negeri diumumkan, padahal tidak," ujar Wiranto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (29/8/2019).
Mantan Ketua Umum Partai Hanura ini mengungkapkan hanya seorang masyarakat Papua yang tewas. "Karena kena panah dan senjata-senjata dari masyarakat sendiri," katanya.
Mantan Panglima ABRI ini menyesalkan demonstrasi itu berujung pada timbulnya korban jiwa. "Tapi dari pihak aparat keamanan justru TNI satu meninggal, dua luka, polisi 4 luka, ini jangan sampai ya kita termakan itu, itu mengadu domba diantara kita," jelasnya.
Adapun seorang prajurit TNI Angkatan Darat yang tewas adalah Serda Rikson Candra. Serda Rikson tewas karena terkena panah dan dibacok parang di kepala.
"Kemarin ada berita bahwa dalam kerusuhan Deiyai itu ada enam masyarakat tertembak. Sampai di luar negeri diumumkan, padahal tidak," ujar Wiranto di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (29/8/2019).
Mantan Ketua Umum Partai Hanura ini mengungkapkan hanya seorang masyarakat Papua yang tewas. "Karena kena panah dan senjata-senjata dari masyarakat sendiri," katanya.
Mantan Panglima ABRI ini menyesalkan demonstrasi itu berujung pada timbulnya korban jiwa. "Tapi dari pihak aparat keamanan justru TNI satu meninggal, dua luka, polisi 4 luka, ini jangan sampai ya kita termakan itu, itu mengadu domba diantara kita," jelasnya.
Adapun seorang prajurit TNI Angkatan Darat yang tewas adalah Serda Rikson Candra. Serda Rikson tewas karena terkena panah dan dibacok parang di kepala.
(kri)