Didesak Lakukan Evaluasi, Istana Tak Mau Intervensi Pansel Capim KPK
Selasa, 27 Agustus 2019 - 17:58 WIB
Didesak Lakukan Evaluasi, Istana Tak Mau Intervensi Pansel Capim KPK
A
A
A
BOGOR - Sejumlah lembaga swadaya masyarakat (LSM) dan pegiat antikorupsi mendesak agar Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan evaluasi terhadap panitia seleksi (Pansel) calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantarsan Korupsi (KPK). Menanggapi hal tersebut, Istana enggan mencampuri independensi Pansel Capim KPK.
"Saya enggak boleh campuri. Itu otoritasnya panitia seleksi. Enggak boleh," ujar Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (27/8/2019).
Menanggapi banyaknya pihak yang protes, Moeldoko menilai hal tersebut masih bisa ditangani oleh Pansel Capim KPK sendiri.
"Masih bisa diatasi sama Pansel. Kan masih bisa diatasi oleh Pansel. Udah ditunjuk kok," ucapnya.
Seperti diketahui saat ini proses seleksi capim KPK telah masuk pada tahap wawancara dan uji publik. Terdapat 20 kandidat yang mengikuti seleksi tersebut.
"Saya enggak boleh campuri. Itu otoritasnya panitia seleksi. Enggak boleh," ujar Kepala Staf Presiden (KSP) Moeldoko di Istana Kepresidenan Bogor, Selasa (27/8/2019).
Menanggapi banyaknya pihak yang protes, Moeldoko menilai hal tersebut masih bisa ditangani oleh Pansel Capim KPK sendiri.
"Masih bisa diatasi sama Pansel. Kan masih bisa diatasi oleh Pansel. Udah ditunjuk kok," ucapnya.
Seperti diketahui saat ini proses seleksi capim KPK telah masuk pada tahap wawancara dan uji publik. Terdapat 20 kandidat yang mengikuti seleksi tersebut.
(kri)