Tari Kolosal Indonesia Bekerja Ditjen PAS Cetak Rekor MURI

Kamis, 15 Agustus 2019 - 16:55 WIB
Tari Kolosal Indonesia...
Tari Kolosal Indonesia Bekerja Ditjen PAS Cetak Rekor MURI
A A A
TANGERANG - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS) Kemenkumham sukses menggelar Tari Kolosal Indonesia Bekerja. Tari kolosal ini diikuti 200.000 petugas lapas, warga binaan pemasyarakatan (WBP), dan masyarakat, Kamis (15/8/2019). Tari kolosal diiringi lagu Indonesia Bekerja ciptaan Dirjen PAS Sri Puguh Budi Utami.

Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) mencatat event ini sebagai rekor dunia pergelaran tari kolosal serempak di berbagai tempat. “Ini salah satu bentuk ekspresi WBP dan petugas pemasyarakatan bahwa selama menjalani hukuman WBP tetap belajar dan berkarya,” kata Dirjen PAS Sri Puguh Budi Utami, usai menari bersama WBP, petugas pemasyarakatan, dan masyarakat di Lapas Kelas I Tangerang, Kamis (15/8/2019).

Di Tangerang, Tari Kolosal Indonesia Bekerja diikuti sekitar 700 orang. Mereka terkoneksi dengan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan seluruh Indonesia melalui video conference.

“Ini salah satu gambaran dedikasi Kemekumham, khususnya Pemasyarakatan dalam pembinaan WBP. Kami memanfaatkan momentum Peringatan HUT RI ke-74 untuk memperlihatkan kepada masyarakat bahwa kreativitas tidak tidak terbatas meski berada di ruang terbatas,” ujarnya.
Tari Kolosal Indonesia Bekerja Ditjen PAS Cetak Rekor MURI
Menurut Utami, Ditjen Pemasyarakatan yakin tari kolosal ini diikuti 200.000 WBP, petugas Pemasyarakatan, dan masyarakat. Asumsinya, jumlah WBP di seluruh Indonesia sekitar 263.00. Tentu tidak semua WBP terlibat. Karenanya petugas dan masyarakat juga perlu dilibatkan.

“Ini memperlihatkan pembinaan di lembaga pemasyarakatan tidak hanya melibatkan petugas, tapi juga masyarakat. Yang juga ingin diperlihatkan adalah semangat kebersamaan,” ujarnya.

Yang menarik, Ditjen PAS tidak menyewa koreografer profesional untuk perhelatan ini. Mereka mendayagunakan dua WBP berlatar belakang seni tari, yaitu Kiki Yovita dan Fitri Meliani. Keduanya WBP dari Lapas Perempuan Kelas II A Jakarta.

Fitri Meliani adalah jebolan salah satu sanggar tari di Jakarta. Kiki pernah kulian seni tari di Univesitas Negeri Jakarta (UNJ). Tidak butuh waktu lama bagi keduanya untuk meracik gerak, dicomot dari tari tradisional berbagai daerah di Indonesia, menjadi satu tarian utuh.

“Saat diminta menjadi koreografer, kami berdiskusi tentang tema tari kolosal ini. Kami mendengarkan lagu Indonesia Bekerja dan mulai merangkai gerak menjadi satu tarian,” kata Kiki Yovita.

Tari kolosal Indonesia Bekerja, Indonesia Jaya rampung dalam waktu beberapa hari. Kiki dan Fitri, bersama petugas mendistribusikan karyanya ke seluruh UPT Pemasyarakatan di Indonesia untuk dipelajari. Kiki dan Fitri bangga mendapat kesempatan ini. Sebelum acara berakhir, keduanya menerima piagam penghargaan.
(poe)
Berita Terkait
Raih Rekor Muri, Waroeng...
Raih Rekor Muri, Waroeng Steak & Shake Jadi Restoran Steak Halal dengan Cabang Terbanyak
Makin Kompak, Dokter...
Makin Kompak, Dokter Reza Gladys dan Attaubah Mufid Kembali Sabet Rekor MURI
Bagikan 9.783 Porsi...
Bagikan 9.783 Porsi Pindang Serani Gratis, Jepara Catatkan Rekor MURI
Penjualan Parfum Terbanyak...
Penjualan Parfum Terbanyak secara Daring dalam Waktu 30 Menit Pecahkan Rekor MURI
Rocco Dog Indonesia...
Rocco Dog Indonesia Pecahkan Rekor MURI di Rocco's Bark Day Fun Run 2024
MIUBaby Raih 2 Penghargaan...
MIUBaby Raih 2 Penghargaan MURI
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
BEM PTNU: Komitmen Prabowo...
BEM PTNU: Komitmen Prabowo dalam Kasus Jampidsus Cerminkan Semangat Asta Cita
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved