Sebagian Jamaah Haji Indonesia Langsung Selesaikan Lempar Jumrah Aqabah

Minggu, 11 Agustus 2019 - 17:05 WIB
Sebagian Jamaah Haji...
Sebagian Jamaah Haji Indonesia Langsung Selesaikan Lempar Jumrah Aqabah
A A A
MEKKAH - Sebagian kecil jamaah haji Indonesia telah menyelesaikan ritual lempar jumrah aqabah, Minggu (11/8/2019) pagi Waktu Arab Saudi (WAS). Mereka mengejar waktu afdoliyah (utama) untuk melempar batu di Jamarat.

Agus Supardi, jamaah haji Kelompok Terbang (Kloter) 39 Embarkasi Jakarta-Pondok Gede (JKG) mengatakan, bersama rombongan yang berjumlah 91 orang memilih berjalan kaki dari Muzdalifah ke Mina. Sebab, bus angkutan jamaah tersendat karena padatnya kondisi jalan raya menuju Mina.

"Kita jalan kaki dari Muzdalifah jam 01.00 (dini hari tadi) ke Mina. Biar ngejar lempar jumrah aqabah pas subuh," kata jamaah haji asal Cilegon, Banten ini.

Agus mengatakan, setelah melempar jumrah aqabah, dia bersama rombongan langsung kembali ke hotel yang lokasinya tak begitu jauh dari Jamarat. Dia akan beristirahat sebentar di hotel sebelum melanjutkan dengan tawaf ifadah.

"Total kami berjalan sekitar 10 kilometer dari Muzdalifah, Mina, ke sini (Mekkah)," katanya.

Markhumah, rekan jamaah haji lainnya, menuturkan saat tiba, kondisi Jamarat telah menjadi lautan manusia. Jamaah haji dari berbagai negara juga melakukan lempar jumrah Aqabah saat waktu yang diutamakan. "Sudah berdesak-desakan, alhamdulillah bisa melempar jumrah," katanya.

Apa yang dilakukan jamaah haji Kloter 39 JKG sebenarnya di luar jadwal yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi. Pada 10 Zulhijjah (11 Agustus 2019), jamaah haji Asia Tenggara, termasuk Indonesia, dilarang melempar jumrah Aqabah dari pukul 04.00 hingga 10.00 WAS.

Kebijakan ini karena pada jam-jam tersebut, kondisi jalan dari tenda di Mina menuju Jamarat sangat padat. Mereka akan berdesakan dengan jamaah haji dari negara lain yang postur tubuhnya lebih besar, sehingga bisa menimbulkan risiko yang tidak diinginkan. Jamaah haji Asia Tenggara baru dipersilakan melempar jumrah Aqabah setelah pukul 10.00 WAS
(dam)
Berita Terkait
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Menanti Lampu Hijau...
Menanti Lampu Hijau Umrah untuk Jamaah Asal Indonesia
Ada 2 Pertanyaan Dibenak...
Ada 2 Pertanyaan Dibenak Publik Muncul Terkait Pembatalan Keberangkatan Haji 2020
Indonesia Masih Tunggu...
Indonesia Masih Tunggu Keputusan Saudi Soal Penyelenggaraan Haji
Belum Dapat Kepastian,...
Belum Dapat Kepastian, Kemenag Hentikan Persiapan Haji 2020 di Saudi
Pemerintah Batalkan...
Pemerintah Batalkan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2020
Berita Terkini
Prabowo Panggil Rosan...
Prabowo Panggil Rosan Roeslani ke Kertanegara Minggu Malam, Ada Apa?
MUI Tegaskan LGBT adalah...
MUI Tegaskan LGBT adalah Penyimpangan: Wajib Disembuhkan
Deretan Pasal Menjerat...
Deretan Pasal Menjerat Roy Suryo dan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Polri Ungkap Peran Ganda...
Polri Ungkap Peran Ganda Frans Antoni di Jaringan Narkoba Fredy Pratama
Malam Ini Roy Suryo...
Malam Ini Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Besok Dilimpahkan ke Jaksa
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved