Cegah Virus Ebola, AP II Periksa Penumpang Penerbangan Internasional

Rabu, 07 Agustus 2019 - 18:33 WIB
Cegah Virus Ebola, AP...
Cegah Virus Ebola, AP II Periksa Penumpang Penerbangan Internasional
A A A
JAKARTA - Pengelola Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten melakukan pemeriksaan suhu panas tubuh manusia terhadap penumpang yang datang dari luar negeri.Pemeriksaan menggunakan thermal scanner atau alat deteksi suhu tubuh manusia.
Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui kondisi suhu tubuh penumpang yang melakukan perjalanan ke luar negeri dan memastikan mereka tidak tertular virus Ebola. Sekadar informasi, virus ebola sempat mewabah di Kongo.

Menurut Ph SVP of Corporate Secretary Angkasa Pura (AP) II Achmad Rifai mengatakan, Bandara Soetta masih menjadi pintu masuk utama orang-orang dari luar negeri.

"Dalam menghalau masuknya virus ebola ke Indonesia, sejak di Bandara Soetta ini, kami bekerja sama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP)," kata Rifai kepada SINDOnews di Bandara Soetta, Rabu (7/8/2019).

Dia menjelaskan, tim penghalau virus Ebola berada langsung di bawah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan dilakukan pada semua bandara yang dikelola oleh AP II.

"Bandara Soetta merupakan bandara besar dan tersibuk di Indonesia. Para penumpang dan kru pesawat dari luar negeri, harus melalui pemeriksaan, sejak mereka tiba di terminal kedatangan internasional," katanya. (Baca juga: Wabah Ebola Renggut Lebih dari 1.000 Nyawa di Kongo )

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Bandara Soetta, Anas Maruf mengatakan, pemeriksaan kesehatan itu, salah satunya dengan alat thermal scanner, di terminal kedatangan.

"Seluruh penumpang rute internasional dan kru pesawatnya harus dideteksi dengan thermal scanner, sebelum ke Indonesia. Apabila terdeteksi ada yang demam maka langsung diarahkan ke klinik," sambungnya.

Selain discreening melalui thermal scanner, KKP juga melakukan surveillance syndrome guna mendeteksi ada atau tidaknya penumpang pesawat yang menderita Ebola.

KKP juga mewajibkan setiap pesawat yang tiba dari luar negeri untuk menyerahkan dokumen general declaration, yang di antaranya menjelaskan jumlah penumpang, ada atau tidaknya penumpang yang sakit.

"Kami sudah meningkatkan kewaspadaan untuk menghalau virus ebola ini dengan mengirim surat edaran kepada stakeholder, termasuk airlines agar waspada," jelasnya.

Dia melanjutkan, seluruh klinik yang ada di Bandara Soetta, baik yang merupakan milik PT AP2 dan airlines sudah diinformasikan agar memberi notifikasi ke mereka, apabila ditemukan ada terduga penderita Ebola.
(dam)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Derita Kanker Stadium...
Derita Kanker Stadium 3, Bocah 7 Tahun Warga Tangsel Ini Butuh Biaya
Berita Terkini
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Hari Ini Presiden Akan...
Hari Ini Presiden Akan Menerima Surat Kepercayaan dari Dubes Negara Sahabat
BNPP Raih Peningkatan...
BNPP Raih Peningkatan Signifikan Capaian Reformasi Birokrasi 2025 dari Kemenpan RB
Brigjen TNI Marinir...
Brigjen TNI Marinir Rino Rianto Resmi Jabat Dandenjaka, Pimpin Pasukan Elite TNI AL
Infografis
5 Bandara Tersibuk saat...
5 Bandara Tersibuk saat Mudik Lebaran 2026, Layani 4,41 Juta Penumpang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved