Indonesia Perlu Kepemimpinan Strategis di Pusat hingga Daerah

Minggu, 04 Agustus 2019 - 14:20 WIB
Indonesia Perlu Kepemimpinan...
Indonesia Perlu Kepemimpinan Strategis di Pusat hingga Daerah
A A A
JAKARTA - Peneliti Utama dan juga pendiri Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), Saiful Mujani mengungkapkan, Indonesia mengalami penurunan kinerja demokrasi yang serius.

Menurut Saiful Mujani, salah satu faktor utama penurunan demokrasi dikarenakan masih kuatnya diskriminasi terhadap kalangan yang dianggap minoritas.

"Diskriminasi itu diwujudkan dengan menggunakan kekerasan, dan seolah dibiarkan oleh pemerintah. Setidaknya hal itu terjadi dalam tujuh tahun terakhir," ujar Saiful dalam diskusi "Meredupnya Demokrasi di Indonesia" Kantor SMRC, Jakarta Pusat, Minggu (4/8/2019).

"Karena itu, ke depan, Indonesia memerlukan kepemimpinan strategis di tingkat pusat hingga daerah yang mengedepankan prinsip-prinsip dasar kesetaraan warga negara," sambungnya.

(Baca juga: Rocky Gerung Sebut Jalan Pikiran PAN adalah Oposisi)

Di sisi lain sambung Saiful, yang menyebabkan kinerja demokrasi di Indonesia dianggap terus menurun adalah yang terkait dengan dimensi kebebasan sipil, termasuk dalam kebebasan sipil antara lain kebebasan berbicara.

"Kebebasan akademik, kebebasan berorganisasi, serta kebebasan menjaIankan dan menyatakan keyakinan agama atau bahkan tidak percaya pada agama secara terbuka," jelasnya.

Kata dia, masih banyak warga yang mengalami diskriminasi, tidak diterima oleh warga yang Iain dengan paksa dan kekerasan dan negara tak melindungi hak-hak mereka sebagal warga negara," tutur Saiful.

"Diskriminasi juga dialami oleh kelompok minoritas agama, contohnya dalam komunitas Islam sendiri kalangan Ahmadiyah atau Syiah mengalami diskriminasi yang didiamkan negara," ucapnya.

Saiful menjelaskan, pada 2005-2012 Indonesia, dalam penilaian lembaga internasional, Freedom House disebut telah mencapai indeks kebebasan 'sepenuhnya bebas'.

Hal itu diartikan sebagai kualitas demokrasi di Indonesia adalah yang terbaik di ASEAN dan berada satu grup dengan negara-negara demokratis lainnya di Asia, seperti India, Jepang, dan Korea Selatan.

"Namun sejak 2013 skor indeks kebebasan di Indonesia terns menurun, sehingga sekarang dinilai hanya 'sebagian bebas'," jelasnya.

Selain itu, Saiful membedakan dua dimensi hak dan kebebasan dalam demokrasi yaitu hak sipil (civil rights) dan kebebasan sipil (civil liberty).

Untuk hak sipil, kata Saiful, kondisi di Indonesia masih dianggap baik, meski masih ada banyak hal yang harus dibenahi. Sedangkan pemenuhan kebebasan sipil di Indonesia menunjukkan penurunan yang serius.

"Pemenuhan hak sipil masih relatif baik karena saat ini di Indonesia, hak-hak politik untuk berpartisipasi dalam politik masih terjamin, misalnya kebebasan untuk ikut dalam pemilu, kebebasan memperebutkan jabatan publik strategis, dan lain sebagainya," katanya.
(maf)
Berita Terkait
Megawati Sebut Pilkada...
Megawati Sebut Pilkada Serentak 2024 Lucu, Singgung Pembentukan KIM Plus
Pilgub DKI 2024, Mardani:...
Pilgub DKI 2024, Mardani: PKS Terbuka Koalisi dengan Semua Partai Politik
Sebut Parpol Koalisi...
Sebut Parpol Koalisi Solid, RK: Tiap Partai Sudah Dapat Tugas untuk Kemenangan
Tegas, Ahmad M Ali Sebut...
Tegas, Ahmad M Ali Sebut Rusdy Mastura Milik Rakyat Bukan Partai Koalisi
Jagoan PDIP Dikepung...
Jagoan PDIP Dikepung di Pilkada Surabaya
Pilkada 2024, Empat...
Pilkada 2024, Empat Partai Bentuk Koalisi Bogor Maju
Berita Terkini
Mantan Ketua KAMMI,...
Mantan Ketua KAMMI, BEM UI, hingga Korpus BEM SI Masuk Pengurus Gema Keadilan
Boyamin: Penetapan Tersangka...
Boyamin: Penetapan Tersangka Febrie Adriansyah Tak Perlu Izin Presiden, Ini Aturannya
Kasus Febrie, Pakar...
Kasus Febrie, Pakar Minta Kejagung Waspada Upaya Mengaburkan Kepemilikan Uang dan Emas
Sekjen Kemendagri: HUT...
Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
Pesan Prabowo ke Siswa...
Pesan Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Anak Indonesia Tak Boleh Kalah dari Negara Lain
KPK Dorong Perbaikan...
KPK Dorong Perbaikan Sistem Pembiayaan Politik, Termasuk Pembatasan Biaya Kampanye
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved