Pemerintah-Swasta Diminta Bersinergi Tekan Angka Pengangguran

Senin, 29 Juli 2019 - 16:22 WIB
Pemerintah-Swasta Diminta...
Pemerintah-Swasta Diminta Bersinergi Tekan Angka Pengangguran
A A A
JAKARTA - Pemerintah dan swasta diminta bersinergi untuk menghentikan munculnya pengangguran baru.

Revolusi industri 4.0 dinilai telah membawa perubahan nyata dalam pergeseran pola bisnis di Indonesia, salah satunya industri ritel.

Maka itu, pemerintah didorong menciptakan regulasi yang adaptif guna menghentikan munculnya pengangguran baru jika ada industri ritel konvensional yang jatuh akibat gagal bersaing dengan ritel online.

Partner Melli Darsa & Co. PwC Indonesia, Indra Allen menuturkan, regulasi saat ini masih terpaku pada konteks bisnis ritel konvensional sehingga menjadi gagap dalam mengikuti tren industri ritel online yang pertumbuhannya begitu pesat.

“Kita berharap pemerintah mampu menjadi pemimpin kemajuan industri 4.0, bukan justru dipimpin. Semua itu harus dimulai dari penerapan kebijakan-kebijakan yang sejalan dengan perkembangan dan kebutuhan industri itu sendiri,” kata Indra, Senin (29/7/2019).

Sekadar diketahui, data sensus Badan Pusat Statistik (BPS) dalam sepuluh tahun terakhir, mencatat industri e-commerce Indonesia mengalami peningkatan hingga 17%, dengan total jumlah usaha e-commerce mencapai 26,2 juta unit. Sebaliknya di saat yang sama, perkembangan bisnis ritel konvensional mulai redup.

Akibatnya, pemutusan hubungan kerja (PHK) para karyawan juga tidak terhindarkan. Salah satu alasan dari penutupan gerai konvensional adalah biaya yang tinggi seperti sewa ruangan, gaji pegawai, listrik dan lain-lain.

Hal tersebut dinilai tidak lagi menjadi beban bagi ritel online sehingga harga jual secara online bisa lebih murah.

Maka itu, Indra mengatakan, regulasi yang mengakomodasi industri 4.0 perlu melibatkan semua pemangku kepentingan. Dia berpendapat, isu ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, namun juga perusahaan-perusahaan ritel terkait.

Dalam menghadapi perkembangan teknologi, kata dia, pemerintah harus mewajibkan perusahaan memberi pelatihan kepada para karyawan agar tidak gagap teknologi. Para karyawan perlu diberikan pengetahuan dan bekal berbasis teknologi informasi yang cukup agar dapat menunjang inovasi perusahaan dan memiliki modal untuk mengembangkan ekonomi kreatif di kemudian hari.

Selain itu, sambung dia, perlu dipertimbangkan pemberian insentif kepada ritel konvensional atau menyeimbangkan level playing field antara ritel konvesional dan online agar keduanya dapat berjalan beriringan tanpa mengorbankan satu sama lain, misalnya dari aspek pajak.

Akan tetapi, kata Indra, ritel konvensional juga harus melakukan introspeksi atas aspek pelayanannya. Kita sudah sangat familiar dengan kalimat 'barang yang sudah dibeli tidak dapat dikembalikan' dan proses retur yang prosesnya cukup berbelit.

Hal tersebut tidak terjadi dalam ritel online. Konsumen dapat mengembalikan barang yang telah mereka beli tanpa mengeluarkan banyak usaha. Jika telat mengambil langkah, Indra khawatir dengan jatuhnya ritel konvensional akan berdampak lebih luas, seperti terjadinya pengangguran, turunnya daya beli masyarakat, hingga kemiskinan.

“Harus ada kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta agar SDM kita mampu dan siap menghadapi industri 4.0,” tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Layanan Sistem Komputerisasi...
Layanan Sistem Komputerisasi Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri Kembali Dibuka
Sinergi Perkuat Aspek...
Sinergi Perkuat Aspek Safety, Elnusa Petrofin dan KNKT Gelar Program Mitigasi Risiko dan Rekomendasi Keselamatan Transportasi BBM
Usai Bentrok TKA China...
Usai Bentrok TKA China dengan Pekerja Lokal di PT GNI Morut, 70 Terduga Pelaku Ditahan Polisi
Kesenjangan Pekerja...
Kesenjangan Pekerja Disabilitas, PR Besar Bagi Pemerintah
9 Perusahaan P3MI Gugat...
9 Perusahaan P3MI Gugat Menteri Tenaga Kerja
Imbas Nyata Investasi...
Imbas Nyata Investasi di Bontang, Ratusan Tenaga Kerja Lokal Terserap
Berita Terkini
Dukung Blokir Konten...
Dukung Blokir Konten LGBT di Medsos, DPR: Jika Dibiarkan Menormalisasi Perilaku Menyimpang
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Infografis
Angka Kemiskinan Indonesia...
Angka Kemiskinan Indonesia Turun, Ekonom Ragukan Data BPS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved