Sesuai Syariah, Super-Qurban Bisa Jadi Solusi Ketahanan Pangan RI

Kamis, 11 Juli 2019 - 02:04 WIB
Sesuai Syariah, Super-Qurban...
Sesuai Syariah, Super-Qurban Bisa Jadi Solusi Ketahanan Pangan RI
A A A
JAKARTA - Saat Hari Raya Kurban, berlimpah pasokan daging dengan jutaan ton protein. Sayangnya, protein itu umumnya habis hanya dalam hitungan hari.

“Belum lagi, pemandangan berdesak-desakan para penerima manfaat hewan kurban. Berangkat dari masalah ini, kami membangun program ‘Superqurban’,” kata Nur Efendi, CEO Rumah Zakat di Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Nur Efendi menjelaskan, Superqurban adalah program optimalisasi hewan kurban dengan mengolah dan mengemas daging kurban menjadi cadangan pangan dari protein hewani dalam bentuk kornet ataupun rendang. Proses tersebut dilakukan sesuai syariah yang dicontohkan pada zaman Nabi Muhammad, SAW.

Hewan kurban dipilih yang sudah sesuai umur, sehat, dan tidak ada cacat berdasarkan pengawasan dewan syariah dan dokter hewan. Yang jelas pemotongannya dilakukan di Hari Idul Adha dan tiga hari tasyrik.

"Superqurban ini sesuai hadist yang disampaikan oleh Aisyah, bahwa dahulu mereka biasa mengasinkan (mengawetkan) daging udhiyyah (kurban) sehingga mereka bawa ke Madinah. Kemudian Nabi SAW bersabda: Janganlah kalian menghabiskan daging udhiyyah hanya dalam waktu tiga hari (HR. Bukhari-Muslim)," ungkap Nur.

Diproses dengan menggunakan tehnologi tinggi, dia menegaskan, Superqurban bisa tahan lama hingga tiga tahun. Hal ini yang membuat produk olahannya bisa dinikmati sepanjang tahun oleh masyarakat pelosok Indonesia, bahkan dunia.

Sebagai negara yang terletak di wilayah yang rawan bencana, Indonesia harus terus meningkatkan kesiapsiagaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana, serta potensi kerawanan pangan yang bersifat transien sebagai dampak bencana. “Ini bisa memberikan solusi dalam ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat yang terkena bencana,” ujarnya.

Tahun lalu Rumah Zakat telah menyalurkan 502.521 paket Superqurban untuk 251.257 penerima manfaat. Sedangkan dari Januari-Juni 2019, pihaknya telah menyalurkan 161.986 paket Superqurban untuk 80.993 penerima manfaat.

Dengan jumlah terbanyak disalurkan di desa dan pelosok, serta terbanyak kedua untuk wilayah bencana. Sementara itu di Idul Adha tahun ini, Rumah Zakat menargetkan 15.000 pekurban dengan satu juta paket Superqurban untuk didistribusikan kepada yang berhak.

Solusi pemenuhan pangan ini tidak hanya diperuntukan bagi masyarakat Indonesia, tapi juga bagi para pengungsi di empat negara yang mengalami perang maupun kelaparan. Seperti Palestina, Suriah, Myanmar, dan Bangladesh. Selama tahun 2018-2019 Superqurban tersalurkan bagi ribuan pengungsi tersebut.

“Karena praktis saat disalurkan dan tahan lama, Superqurban menjadi paket andalan dalam penyaluran bantuan pangan bagi masyarakat di luar Indonesia. Dengan demikian kami berharap Superqurban benar-benar bisa menjadi solusi ketahanan pangan bagi Indonesia dan Dunia,” ungkap Nur.

Sementara itu, Ketua Komisi Fatwa MUI, Hasanuddin, mengatakan, inovasi program Superqurban ini patut disambut baik. Dipastikan juga tidak menyalahi aturan hukum Islam. “Dari sisi hukum Islam tidak ada masalah atau boleh dilakukan. Sebab dilakukan untuk kemaslahatan umat,” imbuhnya.

Diakuinya dari sisi fatwa memang belum ada. Karena itu, dia berharap Rumah Zakat segera mengusulkan ke Komisi Fatwa MUI. “Insya Allah jika ada yang meminta dalam waktu dekat akan dikeluarkan,” janji Hasanuddin.
(wib)
Berita Terkait
Jelang Idul Adha 1442...
Jelang Idul Adha 1442 H, Lazismu Luncurkan Program Daging Kaleng Qurban Olahan ‘Rendangmu’
Airlangga Klaim Harga...
Airlangga Klaim Harga Daging Sapi dan Ayam Stabil
Pemerintah Tambah Impor...
Pemerintah Tambah Impor Sapi 180 Ribu Ekor Tahun Ini, Daging Beku Dikurangi
Asyik Mencuci Daging...
Asyik Mencuci Daging Qurban di Sungai Brantas, Pemuda Hanyut Terbawa Arus
Ketiga Negara Ini Memproduksi...
Ketiga Negara Ini Memproduksi Daging Sapi Terbanyak di Dunia
Siap-siap Bunda, Harga...
Siap-siap Bunda, Harga Daging Sapi Disebut Bisa Tembus Rp200.000 per Kg
Berita Terkini
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo, Refly: Untung Masih Sempat Salat Subuh, tapi Belum Mandi
Ade Darmawan Tanggapi...
Ade Darmawan Tanggapi Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa: Memang Sudah Seharusnya
Protes Keras Penangkapan...
Protes Keras Penangkapan Roy Suryo-dr Tifa, Refly Harun: Keduanya Kooperatif Sejak Awal
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Refly Harun: Kami Berharap Penahanan Ini Ditangguhkan!
Babak Baru Ijazah Jokowi,...
Babak Baru Ijazah Jokowi, Kala Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Segera Disidang?
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo dan Dr. Tifa oleh Polda Metro, Refly: Tidak Ada Tanda-tanda
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved