Didorong Angin, Pesawat Jamaah Haji Indonesia Tiba Lebih Cepat

Rabu, 10 Juli 2019 - 05:17 WIB
Didorong Angin, Pesawat...
Didorong Angin, Pesawat Jamaah Haji Indonesia Tiba Lebih Cepat
A A A
MADINAH - Hingga hari keempat pemberangkatan, Selasa (9/7/2019), sebanyak 18.340 jamaah haji dari 44 kelompok terbang (kloter) telah tiba di Madinah Al Munawwaroh, Arab Saudi. Perjalanan pesawat lancar bahkan lebih cepat dari jadwal kedatangan.

Kasie Kedatangan dan Pemberangkatan Daerah Kerja (Daker) Bandara Jeddah-Madinah, Cecep Nursyamsi mengatakan, dua maskapai yang digunakan untuk mengangkut jamaah haji Indonesia, Garuda Airlines dan Saudi Arabia Airlines dalam beberapa hari ini tiba lebih cepat antara 30 menit hingga 1,5 jam.

Menurutnya, ada dua hal yang mempengaruhi pesawat datang lebih cepat. Pertama, angin mendorong pesawat ke arah barat. Kedua, kondisi di Bandara Prince Mohammed Bin Abdulaziz mendukung pesawat langsung landing, tidak memutar.

"Dua hal ini yang mempengaruhi kenapa pesawat datang lebih cepat," kata Cecep kepada wartawan di Bandara Prince Mohammed Bin Abdulaziz Madinah, Selasa (9/7/2019).

Cecep mengklaim hingga saat ini kedatangan jamaah haji dari asal embarkasi tergolong lancar. Ini karena pada pemberangkatan jamaah haji pada gelombang pertama, kondisi Bandara Madinah belum terlalu ramai.

"Yang krusial nanti saat kedatangan gelombang kedua di Bandara Jeddah. Karena akan banyak jamaah dari luar Indonesia yang datang bersamaan. Lalu pada pemulangan, itu juga krusial," katanya.

Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Bandara Jeddah-Madinah, Arsyad Hidayat menyambut baik kedatangan pesawat jamaah haji Indonesia yang lebih cepat. Namun dia mengingatkan kondisi ini harus segera diantisipasi petugas dan ikut mempengaruhi operasional petugas haji. Para petugas harus bersiap lebih awal dalam menyambut para jemaah haji.

"Kawan-kawan sudah standby 4 jam sebelum pesawat landing dan ini terbukti ternyata turunnya pesawat itu lebih cepat satu setengah jam. Dengan keadaan ini, Alhamdulillah karena persiapan kita sudah siap dari awal itu tidak menjadi masalah," katanya.
(maf)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Usai Temui Jokowi, IKA...
Usai Temui Jokowi, IKA BEM Nusantara Akan Bertemu Gibran, Bahas Apa?
Bonatua Silalahi Ungkap...
Bonatua Silalahi Ungkap Kejanggalan di Fotokopi Ijazah Jokowi: Tak Ada Tanggal Legalisir, Melanggar Peraturan
Digeruduk Mahasiswa...
Digeruduk Mahasiswa UGM saat Diskusi, Budiman Sudjatmiko: Kami Bersedia untuk Dikritik
Infografis
KAI KF-21 Pesawat Karya...
KAI KF-21 Pesawat Karya Indonesia Korsel dengan Teknologi Siluman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved